Jenazah Mayor Jenderal Qasem Soleimani yang Dibom AS Dibawa ke Iran

Inilahjambi – Jenazah perwira tinggi militer Iran, Mayor Jenderal Qasem Soleimani (62), langsung dibawa pulang ke negaranya usai insiden serangan udara Amerika Serikat di Baghdad, Irak.

Rencananya dia akan dimakamkan di tempat kelahirannya di Kota Kerman pada Selasa 7 Januari 2020 pekan depan.

Seperti dilansir AFP, Sabtu (4/1), jasad Soleimani diperkirakan akan tiba di Iran pada malam hari ini waktu setempat. Jenazah akan dibawa ke kota suci umat Syiah, Mashhad, pada Minggu besok untuk disemayamkan di dekat pusara tokoh Syiah, Imam Reza.

Lihat juga: Moeldoko Diagendakan Kunjungi Universitas Jambi

“Upacara pelepasan jenazah akan digelar di Teheran pada Senin pekan depan, kemudian jasad pejuang itu akan dimakamkan di Kerman pada Selasa pagi,” demikian isi pernyataan Korps Garda Revolusi Iran.

Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatullah Ali Khamenei, menetapkan masa berkabung nasional selama tiga hari sejak Minggu besok.

Sejumlah warga Iran hari ini melakukan beribadah berjemaah di masjid-masjid setempat untuk mendoakan arwah Soleimani. Sebagian dari mereka juga berunjuk rasa mengecam serangan tersebut.

Khamenei dan Presiden Iran, Hassan Rouhani, secara terpisah sudah mengunjungi rumah keluarga mendiang pada Jumat kemarin untuk menyampaikan duka cita.

Soleimani yang merupakan komandan satuan pasukan khusus misi luar negeri, Pasukan Quds, tewas dalam serangan udara Amerika Serikat di Bandara Baghdad, Irak, pada Jumat (3/1). Saksi mengatakan Soleimani tewas saat hendak turun dari pesawat dan akan disambut Muhandis.

Diduga serangan itu dilakukan dari pesawat nirawak (drone) AS. Presiden Donald Trump menyatakan memerintahkan langsung serangan tersebut.

Khamenei menyatakan berjanji akan membalas serangan AS.

Terima kasih telah membaca Inilahjambi.com. Cantumkan link berita ini bila Anda mengutip seluruh atau sebagian isi berita. Mari bersama menghargai karya jurnalistik.
SOROTAN