“Jose Si Penista” Sudah Ditangkap, Warga: Untung Tidak ‘Babak Bunyak’….

Inilah Jambi

Inilah Jambi

“Jose Si Penista” Sudah Ditangkap, Warga: Untung Tidak ‘Babak Bunyak’....


Inilah Jambi – Pemilik akun Facebook JNP yang melakukan penistaan agama melalui media sosial dikabarkan telah ditangkap di kosannya di kawasan Telanaipura, Kota Jambi pada Selasa malam 27 Maret 2018.

Tidak ada keterangan pasti dari aparat berwenang terkait penangkapan tersebut. Namun sebuah video yang memperlihatkan terrduga pelaku ditangkap sudah beredar.

Informasi di lapangan menyebutkan, sejumlah massa FPI Jambi telah mendatangi Mapolda Jambi, untuk mengetahui informasi dari kepolisian terkasit kasus penodaan agama tersebut.

“Jose telah ditangkap oleh securiti di dalam kampus Unja Mendalo, sementara Jose dihindari dari amukan massa di tempat. Untung tidak Babak bunyak, kata Ari, saksi di lokasi.

Panglima FPI Kota Jambi, Ustad Ari mengatakan, Jose telah diamankan oleh sekuritu Unja Mendalo.

“Laskar kita sudah ada disitu, Alhamdulillah dia sudah ditangkap, semoga ini tidak terjadi lagi di Jambi,” tegas Panglima FPI Kota Jambi.

(Ade Subrata)

Baca juga:

 


Ayah “Jose Si Penista” Korban Pembunuhan, Ibu: Sejak itu Dia Temperamental


Inilah Jambi – Jose Naldy Pakpahan (JNP) tersangka penistaan agama yang sempat bikin heboh Jambi pekan lalu ternyata memiliki trauma masa lalu. Ayahnya, merupakan korban pembunuhan orang tidak dikenal pada 2015 lalu.

Menurut orang tua perempuan Jose, Asri Nainggolan, tubuh sang ayah ditemukan bersimbah darah di kebun karet di Pauh, Kabupaten Sarolangun 19 Maret 2015 silam. Saat itu Jose masih duduk di kelas 3 SMA.

“Dia menjadi tempramental sejak saat itu. Apalagi kasus pembunuhan itu sampai sekarang belum terungkap pelakunya,” ujar Asri, Jumat 30 Maret 2018 dikutip dari serujambi. com.

Jose, sebut Asri, sangat dekat ayahnya dibanding 3 saudara lainnya. Sehingga dia terlihat paling terpukul dengan kematian ayahnya yang tidak wajar tersebut. Hingga kini, pelaku pembunuh ayahnya belum menunjukkan titik terang.

“Waktu ayahnya mau dikubur dia sampai mau lompat ke dalam lobang kubur,” ujar Asri sambil menangis baca selengkapnya

Terima kasih telah membaca Inilahjambi.com. Berikan informasi ini sebagai inspirasi dan insight ke sesama.
SOROTAN