Sun. Aug 18th, 2019

Kabar Penculikan Anak di Tanjab Timur, Polisi Panggil Orang Tua Bayi

Ilustrasi

Inilahjambi – Polisi dalami kasus dugaan penculikan anak yang dialami warga kelurahan Parit Culum I, Kecamatan Muarasabak Barat, Kabupaten Tanjabtim.

Peristiwa yang sempat menghebohkan warga Bumi Sepucuk Nipah Serumbun Nibung terjadi selasa (29) terhadap balita berusia satu tahun.

Baca juga: Kesal Lihat Orang Tua Berkelahi Terus, Siswi di Sarolangun Nekat Gantung Diri… Tewas!!

Paman korban penculikan Safi’i, kepada wartawan membenarkan, dugaan penculikan terhadap keponakanya “R” yang masih berusia 1 tahun sempat dibawa kabur orang tidak dikenal yang berpakaian serba hitam.

“Saat kejadian, kedua keponakan saya R dan adiknya sedang tidur, karena Feby (anak Safi’i, red) juga ketiduran, saat itulah orang yang berpakaian serba hitam menggendong R,“ ungkap Safi’i.

Beruntungnya, niat pelaku keburu ketahuan, karena tersandung palang pintu dan membuat Feby terbangun.

“Saat terbangun Feby melihat R digendong orang, dan Feby langsung memberi tahu saya (Safi’i, red) kalau adik R di bawa orang,“ tutur Fi’i.

Saat Feby memberi tahu kepada saya bahwa R digendong orang, lanjut Fi’i, posisi pelaku masih terlihat dan saya langsung mengejar ke arah kebun sawit belakang Gontor.

“Langsung saya kejar pelakunya, pas sampai di semak-semak, pelaku membuang R ke semak, saya dan warga yang tengah panen duku ikut terus mengejar, namun kehilangan jejak,” jelas Fi,

Lihat Berita: Ditertibkan, Pedagang BJ di Pasar Angso Duo Melawan…

Fi’i menuturkan, dari pengakuan ibu R, satu hari sebelum kejadian, ibu R melihat ada seseorang yang mrcurigakan.

“Sehari sebelum kejadian, ibu R sempat bilang kalau ada gerak gerik orang yang mencurigakan,” ucapnya

Sementara itu, Feby (18) anak Safi’i yang menjaga R saat itu menuturkan, saat itu dirinya dalam keadaan ngantuk berat, karena tidak kuat menahan kantuk, akhirnya Feby tertidur.

“Kami ketiduran saat tu bang, pas ada bunyi palang pintu, saya kira bibik saya lah yang bawa R, tapi pas bangun saya lihat orang tak dikenal, langsunglah saya kasih tau bapak,“ ungkap Feby.

“Anehnya saya tidak bisa teriak saat itu, dan ngasih tau ke bapak pun cuma berbisik,“cetusnya

Sementara itu, Kapolsek Sabak Barat IPDA P Cibro sudah memanggil orang tua korban dugaan percobaan penculikan yang sudah beredar di wilayah Parit Culum.

“Sekarang korban sudah kita panggil. Untuk sementara korban sudah dimintai keterangan, benar atau tidaknya kasus dugaan percobaan penculikan kita masih mendalami pengembangannya,” ungkap Kapolsek saat ditemui.

Masyarakat diimbau agar tetap tenang dan jangan sampai mengganggu aktifitas sehari-hari.

 

(Didi Hariadi)

Sudah dibagikan