Tue. Jun 18th, 2019

Kapolres Muarojambi: Optimalkan Sinergitas Polri-TNI untuk Sukseskan Pemilu 2019

Inilahjambi – Sabtu 6 April 2019 pagi, Polres Muarojambi gelar Istighosah dan Tabligh Akbar yang dipusatkan di Lapangan Akso Dano, Kelurahan Sengeti, Kecamatan Sekernan, Muarojambi.

Hadir dalam kesempatan tersebut Kapolres Muarojambi AKBP Mardiono, Bupati Muarojambi Hj Masnah Busyro, Kajari Muarojambi Sunanto, Danramil 0415/BTH, Forkompinda, para Camat, Lurah, Ketua KPU Muarojambi Alfi Prastia, Bawaslu Muarojambi, para Kades serta penyelenggara pemilu tingkat desa dan imam masjid.

Acara ini sendiri digagas oleh Polres Muarojambi, guna meningkatkan dan mengoptimalkan sinergitas Polres Muarojambi (PMJ) dengan instansi terkait dan masyarakat guna mensukseskan gelaran Pemilu Serentak 2019.

Dalam sampaiannya, Kapolres Muarojambi, AKBP Mardiono menyebutkan bahwa, kegiatan Istighosah dan Tabligh Akbar ini merupakan bagian dari kegiatan yang tak terpisahkan dalam operasi Mantap Brata Satgas Nusantara, dalam agenda mengamankan Pemilu 2019 yang hanya tinggal hitungan hari.

“Pemilu tinggal hitungan hari, tentu perlu persiapan yang matang. Melalui kegiatan ini mari kita sama-sama berdoa agar pemilu bisa berlangsung aman dan lncar.

Harapan kita semua ajang pesta rakyat ini dapat terlaksana tanpa ada gejolak berarti di masyarakat,” kata Kapolres.

Kapolres juga menyampaikan bahwa, pihaknya selaku aparat negara bersama TNI akan selalu bersinergi dengan instansi terkait agar Pemilu 2019 aman sejuk dan damai.

“Kita, TNI dan Polri akan terus berkomitmen mensukseskan Pemilu agar berangsung  aman damai dan sejuk. Untuk itulah kami akan terus mengoptimalkan sinergitas dengan instansi terkait,” tegas Kapolres.

Pada kesempatn itu juga, Kapolres menghimbau masyarakat khususnya di Bumi Sailun Salimbai yang sudah memiliki hak pilih agar bisa menggunakan hak pilihnya dengan bijak.

“Kami menghimbau agar seluruh masyarakat yang mempunyai hak pilih dapat menggunakan hak pilihnya,” pungkasnya.

Selain Istighosah dan Tabligh Akbar, kegiatan juga diisi siraman rohani oleh Ustadz Wahyudi dan juga Ustadz Abdulah Sani. Dalam tausyiahnya mereka menyelipkan pesan bahwa ajang pemilu ini bukanlah alasan untuk saling bermusuhan. Semua rakyat Indonesia adalah bersaudara.

Dalam ajang Pileg dan Pilpres nanti hendaklah dijadikan momentum meningkatkan persatuan bukan justru bermusuhan dan saling menjelek-jelekkan.

“Kedua kandidat adalah putra terbaik bangsa. Tak ada alasan dan tak ada gunanya saling menjelek-jelekkan dan bermusuhan karena kita semua adalah saudara dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Ustadz Abdullah Sani.

(Doni)

Sudah dibagikan