Kronologi Penikaman Dosen UMSU versi Saksi di pasangmata.com
Inilahjambi, JAMBI – Dosen Nurain Lubis (63) tewas setelah ditusuk mahasiswanya. Korban Nurain, rencananya akan dikebumikan siang ini. Meninggalnya Nurain membuat civitas akademika Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) berduka.
“Dikebumikan jam 11 di Jalan Desa Lama. Seluruh civitas akademika melayat ke rumah duka,” jelas Juru Bicara UMSU, Ribut Priadi, Selasa 3 Mei 2016.
Ribut juga menjelaskan, kampus UMSU akan diliburkan. Seluruh perkuliahan ditiadakan selama dua hari. UMSU berduka atas tewasnya Nurain.
“Selama dua hari aktivitas kampus diliburkan, sekarang kita konsentrasi ke rumah duka. Hari ini dan besok mahasiswa libur,” tegas Ribut.
Mahasiswa RS menusuk Dosen Nurain Lubis (63) pada Senin 2 Mei 2015 sore. Saat keluar dari toilet, Nurain ditusuk di lehernya, tersungkur dan tewas karena kehabisan darah. Sedang RS langsung ditangkap mahasiswa lainnya.
RS sudah ditahan di Mapolrestabes Medan. Belum diketahui apa motif penusukan, walau ada isu yang bilang karena skripsi.
Informasi dari pembaca detikcom, lewat pasangmata.com, Kurnia, Senin 2 Mei 2016 peristiwa itu terjadi sore tadi.
Berikut kronologi peristiwa tersebut:
– Pukul 16.00 WIB
Korban Nurain baru saja keluar dari toilet di Gedung B Lantai 2 Kampus UMSU. Saat itu pelaku RS langsung melakukan penikaman di bagian leher. Korban sempat berteriak dan memancing mahasiswa lainnya.
Korban bersimbah darah dan diberi pertolongan dibawa ke rumah sakit. Namun nyawa korban tidak tertolong. Sementara pelaku dibekuk mahasiswa yang lain. Pelaku juga sempat dibogem.
– Pukul 17.00 WIB
Polisi tiba di lokasi dan melakukan pengamanan. Polisi masuk ke kampus dan hendak menciduk pelaku. Polisi sempat menembakkan gas air mata untuk membubarkan mahasiswa yang berkerumun. Jalan menuju ke kampus ditutup polisi.
– Pukul 18.00 WIB
Pelaku RS diciduk dan dibawa ke Mapolresta Medan. Sejumlah polisi juga bertahan di area sekitar kampus melakukan pengamanan.
Aktivistas kampus dihentikan untuk malam ini. Arus lalu lintas di sekitar kampus dialihkan.
“Pelaku ini sempat dikerumuni mahasiswa. Akhirnya kita dapat mengevakuasi pelaku di pojok ruangan lalu kita bawa keluar gedung seterusnya kita bawa ke kantor,” ujar Kapolresta Medan Kombes Mardiaz Kusin Dwihananto kepada wartawan.
(Muhammad Ikhlas)
