Misteri Jumlah Duit di Brankas Zumi Zola yang Disita KPK…

Inilah Jambi

Inilah Jambi

Jangan Lupa Berbagi

Misteri Jumlah Duit di Brankas Zumi Zola yang Disita KPK…


Inilah Jambi – KPK masih belum membuka ke publik berapa sebenarnya jumlah uang yang mereka temukan dan sita dalam brankas dari vila keluarga Zumi Zola saat penggeledahan akhir Januari lalu.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah enggan berkomentar banyak saat ditanya terkait dengan sejumlah uang yang berhasil diamankan tim KPK itu.

Menurutnya, saat ini tim tengah fokus kepada pengumpulan bukti melalui proses pemeriksaan saksi pada tahapan penyidikan.

“Hasilnya tentu sudah dihitung, tapi ada pertimbangan dari penyidik untuk saat ini kami masih fokus terlebih dahulu pada hal-hal yang sifatnya teknis penyidikan,” kata Febri, di Gedung KPK, Jakarta, Jumat 23 Februari 2018.

Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan, saat jumpa pers pengumuman penetapan Gubernur Jambi Zumi Zola sebagai tersangka, hanya mengatakan, dalam pengembangan kasus ini, Zumi diduga menerima uang sebesar Rp 6 miliar dari beberapa kontraktor terkait proyek di lingkungan Pemerintah Provinsi Jambi.

Uang itu disinyalir telah diberikan sebagai ‘uang ketok’ kepada sejumlah anggota DPRD Jambi terkait pengesahaan RAPBD tahun anggaran 2018.

Faktanya, dalam dakwaan Jaksa KPK di Pengadilan Tipikor Jambi terhadap ketiga terdakwa OTT KPK, Erwan malik Cs, jelas disebutkan aliran uang Rp6 Miliar (Rp5 miliar berasal dari Asiang) itu telah disiapkan tunai kepada seluruh anggota fraksi di DPRD Provinsi Jambi sebesar Rp100 Juta perorang.

Total uang yang telah disiapkan dalam beberapa kantong plastik adalah Rp5 Milyar. Masing-masing kantong berjumlah tidak sama, sesuai dengan jumlah anggota fraksi.

Demokrat sebagai pemilik kursi terbanyak menerima Rp800 juta dengan rincian masing-masing anggota Rp100 Juta. Sementara pimpinan DPRD tidak diberi uang, melainkan fee proyek.

Jika Rp 5 Milyar tunai telah siap diserahkan kepada DPRD, maka logikanya, hanya tersisa Rp1 Milyar, dari total Rp6 milyar jumlah uang seperti yang disangkaan KPK.

Saat penggeledahan 31 Januari 2018 lalu, KPK menyatakan menemukan dan menyita sejumlah uang dalam bentuk dolar Amerika dan rupiah.

Sementara itu dalam pemeriksaan terhadap Zumi Zola di KPK pada 15 Februari 2018 lalu, Febri Diansyah mengatakan, Zumi Zola dimintai keterangannya terkait dengan hak dan kewenangan dalam jabatan gubernur, termasuk uang yang disita KPK di vila di Jambi sebelumnya. Namun Febri tidak menjelaskan asal-usul uang yang disita tersebut.

Zumi pun selepas menjalani pemeriksaan tak banyak bicara. “Bicara sama lawyer saya saja, ya. Terima kasih,” ucap Zumi singkat.

Pengacara Zumi Zola Muhammad Farizi juga mengaku tidak tahu berapa uang yang disita KPK dari dalam brankas di villa keluarga Zola. Dia menyebutkan, dalam villa tersebut terdapat beberapa brankas. Hingga kini pun, pihaknya tidak tahu brankas mana yang disita oleh KPK.

“Uangnya kan kita belum tahu yang mana. Karena pada saat digeledah Zumi Zola kan nggak ada di sana. Itu brankas-brankas kan punya keluarga besar, nanti kita cek yang mana yang disita,” ujar Farizi Jumat 9 Februari 2018 lalu.

Spekulasi merebak soal jumlah uang yang disita KPK dari brankas yang diduga milik Zumi Zola. Ada yang menyebutkan nilai uang berjumlah Rp6 Miliar. Ada juga yang mengatakan, Rp10 Miliar. Bahkan ada yang menyebutkan nilainya Rp27 miliar.

Yang mana yang benar, hanya KPK yang tahu. Namun hingga saat ini jumlahnya masih misteri.

(Nurul Fahmy)

Baca lagi:

***

Jangan Lupa Berbagi
SAKSIKAN VIDEO DI BAWAH INI: Penerimaan Peserta Didik Baru Tahun Pelajaran 2021-2022 Yayasan Jami' Al Falah Jambi
SOROTAN