Pameran Seni Rupa “Duet Maut” di Tempoa Art Gallery, “Kritik Sosial dan Motivasi” 

Inilahjambi – Tempoa Art Gallery di kawasan Jelutung, Kota Jambi hari ini kembali menggelar pameran seni rupa bertajuk “Pameran Tunggal Kartun dan Meme, Duet Maut kartunis Edi Dharma dan Rachmadi A.

Pameran akan dibuka malam ini 3 Maret 2018 hingga 24 Maret mendatang.  Ada sekitar 194 karya berupa kartun dan meme dari dua seniman beda aliran ini.

Karya Edi Dharma berjumlah 102 sementara karya meme Rachmadi berjumlah 92.

Menurut Rachmadi, karya meme yang diproduksinya dibuat sejak tahun 2012 lalu. Karya tersebut awalnya digunakan sebagai materi motivasi saat melakukan presentasi pembekalan manajemen terhadap karyawan di beberapa perusahaan.

“Saya ini kan basisnya konsultan manajemen. Saat presentasi dan memberikan pembekalan manajemen kepada karyawan saya membuat ilustrasi agar presentasi menjadi lebih hidup. Gambar-gambar itu saya beri kata-kata atau opini saya terkait motivasi. Setelah sekian tahun, maka jumlahnya menjadi banyak,” kata direktur di beberapa perusahaan ini kepada Inilahjambi, Sabtu 3 Maret 2018.

Selama ini, lanjut pria berkacamata ini, meme tersebut hanya tersimpan di laptop atau sesekali diunggah ke media sosial, jika sudah digunakan sebagai materi presentasi

“Hingga beberapa waktu lalu saya didorong oleh Pak Harkopo untuk menggelar karya itu. Maka jadilah berduet dengan kartunis Edi Dharma, ” katanya sambil tertawa.

Sementara itu, kartunis Edi Dharma memamerkan karya-karyanya yang selama ini bertebaran di berbagai media massa.

Edi selama ini dikenal sebagai kartunis yang membuat karya kritis terkait persoalan sosial saat ini.

Menurut Furqon Elwe, ketua Sindikat Kartunis Riau (SiKARI), karya-karya Edi Dharma sudah menapaki capaian ketajaman kritik dan estetik.

“Walau saya mengetahui aktivitas berkartun Edi Dharma cuma dari media sosial, tapi saya berani menyebut kartun-kartun Edi ini sudah menapaki capaian ketajaman kritik dan estetik,” ujar Furqon.

Kurator pameran “duet maut” Fauzi Zubir mengungkapkan, meski sudah digelar beberapa kali pameran seni rupa di The Tempoa Art Gallery, namun pameran kali ini akan memiliki ‘girah’ yang lain.

“Yang jelas pameran ini diharapkan akan memancing seniman lain menggelar karya mereka juga. Dan semoga karya karya ini menjadi manfaat lahir yang akan menunjukkan bathin,” kata pemilik Sanggar Lukis Tanah Pilih ini.

Owner Tempoa Art Gallery, Harkopo Lie, mengatakan, pameran ini merupakan agenda tahunan rumah seni tersebut. Sepanjang tahun 2018 ini terdapat 12 agenda pameran yang dijadwalkan.

Ini pameran ketiga dalam tahun 2018 ini. Masih ada 9 agenda pameran lain hingga Desember 2018,” ujar Harkopo, Sabtu 3 Maret 2018.

Bulan April mendatang akan digelar pameran dan kegiatan umum dalam rangka satu tahun Tempoa Art Gallery.

Untuk bulan Mei 2018 akan digelar pameran sketsa masjid dan kegiatan umum dalam tajuk “Ramadhan in Sketch”.

 

 

(Nurul Fahmy)

Bagikan
HOT NEWS