Pembunuh Belum Tertangkap, Desa Sei Lande Mestong Mencekam

Inilahjambi, MESTONG – Sejak kematian Endang (35), seorang petani karet warga Kampung Tengah, Desa Sei Lande, tiga hari lalu, yang diduga dibunuh oleh begal, suasana beberapa desa di Kecamatan Mestong itu mencekam.

Warga jadi takut beraktivitas, apalagi sendiri saat malam. Mereka masih cemas, sebab pelaku pembunuh Endang belum tertangkap oleh pihak kepolisian. Warga mensinyalir, pelaku pembunuh yang belum diketahui identitasnya masih berkeliaran di Desa Sei Jerat sampai saat ini.

“Kami jadi takut kalau mau pergi ke kebun, karena katanya pelaku pembunuhan masih bersembunyi di salah satu kebun warga,” ungkap Roliyah warga setempat, Kamis malam 2 Juni 2016.

Warga Sei Jerat bahkan selalu berjaga-jaga dengan membawa senjata berkeliling dusun.
Banyak pula warga yang takut keluar rumah pada malam hari.

“Kami takut mau keluar rumah sekarang, siang haripun kalau tinggal di rumah sendirian juga takut. Kami minta pihak kepolisian cepat menangkap tersangka pembunuhan ini karena mereka masih berkeliaran di kebun warga,” ujar Kompul pemuda setempat.

Diketahui, Endang ditemukan tewas dengan luka bacok di leher dan di tangan, pada Selasa 31 Mei 2016.

Lihat:

Dari keterangan warga sekitar, Endang hendak pulang ke rumahnya menggunakan sepeda motor yang terletak di Kampung Tengah. Daerah ini berjarak beberapa kilometer lagi dari Dusun Sei Jerat

Tiba-tiba ada dua orang mencegat korban dan memaksa meminta sepeda motor korban. Korban sempat melakukan perlawanan sebelum akhirnya di bacok di bagian leher dan tangan korban hingga tewas.

Kepala Polisi Sektor Mestong, AKP Eko Budi, mengatakan, dugaan awal pembunuhan adalah perampokan, namun dalam perkembangan sepeda motor milik korban, yang awalnya hilang, ternyata ditemukan tidak jauh dari lokasi kejadian. Polisi yang memeriksa kondisi korban juga tidak menemukan barang hilang milik korban.

Menurut Eko Budi, pihaknya masih melakukan penyelidikan motif pembunuhan tersebut. Namun pihaknya sedikit mengalami kesulitan dalam mengungkap siapa pelaku dan motif pembunuhan petani karet bernama Endang (35) ini.

“Tidak ada satupun barang korban yang hilang termasuk sepeda motor jenis jupiter yang kendarai korban. Sampai saat ini kami masih menyelidiki kasus ini,” ungkap Eko di ruangannya, Selasa sore.

 

 

(Zalman Irwandi)

Terima kasih telah membaca Inilahjambi.com. Berikan informasi ini sebagai inspirasi dan insight ke sesama.
SOROTAN