Pemprov Jambi: Kedatangan Ma’ruf Amin Bukan Sebagai Cawapres
Kyai Ma’ruf Amin
Pemprov Jambi: Kedatangan Ma’ruf Amin Bukan Sebagai Cawapres
Inilah Jambi – Belum lagi sampai di Jambi, kedatangan Rois Aam PBNU Ma’ruf Amin disambut sejumlah pemberitaan dengan judul yang bervariasi. Sejumlah media menuliskan “Cawapres Ma”ruf Amin”, sebagian lain menuliskan tanpa embel-embel cawapres.
Pelaksana tugas Gubernur Jambi Fachrori Umar ikut menyambut kedatangan tokoh Nahdatul Ulama itu di ruang VIP Bandara Sultan Thaha Jambi, layaknya pejabat negara dan tokoh penting lainnya pada Kamis 13 September 2018, sekira pukul 16.00 WIB.
Kepala Biro Humas Setda Provinsi Jambi, Johansyah, menyatakan, penyambutan yang dilakukan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Jambi, Fachrori Umar kepada Ma’aruf Amin adalah dalam kapasitas Ma’aruf Amin sebagai Rois Am PBNU, bukan sebagai calon Wakil Presiden (Cawapres) Republik Indonesia.
“Selama ini, Gubernur/Plt.Gubernur dalam kapasitas sebagai kepala daerah menyambut kedatangan para pejabat tinggi dan tokoh-tokoh penting dari Pusat dan dari daerah lain,” tulis Johansyah.
Sedangkan agenda Ma’aruf Amin selama di Provinsi Jambi, lanjut Johansyah, sepenuhnya disusun oleh PBNU, diantaranya kunjungan ke Pondok Pesantren As’Ad, Seberang Kota Jambi, pertemuan dengan PWNU dan PCNU kabupaten/Kota se Provinsi Jambi.
Ma’ruf Amin Diedit Jadi Sinterklas, Jokowi: Kalau Buat Meme yang Lucu
Inilah Jambi – Calon Presiden Petahana Joko Widodo atau Jokowi datar mengomentari video ucapan Natal Maruf Amin diedit. Maruf Amin menjadi sinterklas di video itu.
Baca lagi :
Menurut Jokowi, itu mengarah ke hal negatif. Menurut Jokowi, saat ini publik sudah harus memulai dengan persaingan kampanye yang baik.
“Ya kita kan sudah berkali-kali menyampaikan, marilah kita beretika dalam berinternet, tata krama dalam media sosial sehingga yang terkait fitnah hoax, merekayasa gambar-gambar. Saya kira yang arahnya negatif harus mulai kita hilangkan,” ujar Jokowi usai menerima undangan makan siang di kediaman Ma’ruf, Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat 28 Desember 2018.
Jokowi juga menyarankan agar masyarakat membuat konten-konten yang kreatif yang bisa menghibur, bukanlah konten-konten yang bersifat negatif baca selengkapnya
(Nurul Fahmy)
