Sat. Feb 16th, 2019
Rocky Gerung di Polda Metro Jaya (Agung Pambudhy/detikcom)

Rocky Gerung di Polda Metro Jaya (Agung Pambudhy/detikcom)

Periksa Rocky Gerung, Polisi: Ini Bukan Kriminalisasi

Teks Sumber : Detik.com

Inilahjambi – Rocky Gerung memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya terkait kasus ‘kitab suci fiksi’. Polisi menegaskan pemanggilan Rocky bukan kriminalisasi.

Baca lagi : Mantan Bupati Batanghari Abdul Fattah Meninggal Dunia

“Berkaitan dengan undangan klarifikasi Pak Rocky Gerung, intinya yang pertama kami menyampaikan ini bukan kriminalisasi, bukan, tetapi adanya laporan dari masyarakat,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat 1 Februari 2019.

Argo tidak menjelaskan alasan polisi baru memanggil Rocky hari ini, padahal sudah berlangsung lama. Dia hanya mengatakan tidak ada unsur kriminalisasi di kasus Rocky.

Undangan pemanggilan Rocky itu disebutnya untuk mendengarkan pembelaan-pembelaan Rocky. Undangan itu untuk mendengarkan klarifikasi dari terlapor.

“Di sini namanya undangan klarifikasi itu adalah kita ingin meminta keterangan, pembelaan diri terhadap terlapor atas tuduhan laporan yang dituduhkan terlapor. Jadi pembelaan diri, artinya dia nanti akan menyediakan bukti yang ada, kenapa dia dilaporkan nanti dia menyiapkan bukti seperti itu,” ujar Argo.

Rocky sebelumnya tiba di gedung Direktorat Kriminal Khusus (Krimsus) Polda Metro Jaya sekitar pukul 15.53 WIB. Rocky ditemani oleh kuasa hukumnya Haris Azhar.

Sebelumnya, Sekjen Cyber Indonesia Jack Boyd Lapian melaporkan Rocky Gerung terkait ucapannya bahwa ‘kitab suci itu fiksi’ dalam program ‘Indonesia Lawyers Club’ (ILC) yang ditayangkan di tvOne. Jack melaporkan Rocky Gerung ke Bareskrim Polri dan kasus itu kemudian dilimpahkan ke Direktorat Reskrimsus Polda Metro Jaya.

Baca lagi : Lapak Ukuran 3×4 Meter di Pasar Angso Duo Dijual Rp145 Juta, Pedagang Menjerit…

Laporan Jack diterima dengan tanda bukti laporan bernomor LP/512/IV/2018/Bareskrim tertanggal 16 April 2018. Rocky disangkakan melanggar Pasal 156a KUHP tentang Penistaan Agama. Sebelumnya, Jack sudah diperiksa sebagai saksi pelapor terkait kasus ini.

Sudah dibagikan