Mon. May 27th, 2019

Polisi Baru ini Sindir TNI Bersembunyi Dibelakang Saat Teror Jakarta, Nah Bikin Heboh…

Inilahjambi, TORAJA – Seorang anggota Sabhara Polres Tana Toraja bernama Bripda Andrianto membuat geger netizen di media sosial.

Hal ini bermula dari komentar Andrianto akan teror bom di Jalan MH Thamrin, Jakarta yang dianggap menghina TNI. Atasan Andrianto pun tak tinggal diam.

Kapolres Tana Toraja AKBP Arief Satryo langsung menghukum anak buahnya itu dan menahannya di sel tahanan.

“Dia tidak mengetahui dampak dari postingannya itu dengan menyindir teman-teman di TNI. Dia itu polisi baru yang lepas pendidikan dan kita sudah tindaki,” katanya seperti dikutip dari Antara, Rabu 20 Januari 2016.

Di dalam akun Facebook miliknya, Andrianto tanpa berpikir panjang membangga-banggakan korpsnya yang berjibaku dengan teroris di Jalan MH Thamrin dan mendeskriditkan TNI yang disebutnya justru bersembunyi di belakang polisi.

Kapolres pada hari itu juga langsung memanggil Bripda Andrianto untuk menghadap dan memberikannya penjelasan mengenai kecerobohan tersebut.

“Kapolres pada hari itu juga sudah memanggil yang bersangkutan dan memberikannya penjelasan. Setelah itu, anggota yang mem-posting di Facebook itu langsung ditahan di sel Polres. Sedangkan Kapolres langsung meminta maaf juga secara institusi,” kata Kabid Humas Polda Sulselbar Kombes Pol Frans Barung Mangera.

Bahkan, Wakapolda Sulselbar Brigjen Pol Gatot Eddy Pramono saat mengikuti Rapat Pimpinan Komandan Satuan (Dansat) Terpusat di Kodam VII/Wirabuana, juga meminta maaf atas kecerobohan anak buahnya itu.

Barung mengaku jika beberapa hari setelah tulisan anak buahnya ramai di media sosial, anggota Polres dan TNI di Toraja banyak melakukan kegiatan secara bersama-sama untuk mengantisipasi adanya reaksi berlebihan dari sejumlah oknum.

“Postingan anggota Polres Tana Toraja di media sosial facebook itu memang memicu reaksi tapi sudah diantisipasi sedini mungkin,” ujar Frans.

 
(Muhammad Ikhlas/Antara)

Sudah dibagikan