Polresta Jambi Bongkar Dugaan Praktek Aborsi Terbesar, Melibatkan Oknum Tenaga Medis

Inilah Jambi

Inilah Jambi

Polresta Jambi Bongkar Dugaan Praktek Aborsi Terbesar, Melibatkan Oknum Tenaga Medis


Inilah Jambi – Polresta Jambi berhasil membongkar dugaan praktek aborsi terbesar yang saat ini terjadi di Kota Jambi. Ironisnya, melibatkan sejumlah tenaga medis dan pembantu rumah tangga.

Kapolresta Jambi AKBP Achmad Fauzi Dalimunthe mengakui pihaknya saat ini sedang mengungkap kasus praktik aborsi dalam jumlah besar yang dilaporkan oleh Wali kota Jambi Pak Syarif Fasya beberapa waktu lalu.

“Saya bersama dengan Pak Wali Kota Jambi, sedang meninjau langsung lokasi pemakaman janin bayi yang menjadi korban abrosi. Sudah ada dua lokasi yang ditemukan tempat penguburan yang dilakukan para
pelaku,” kata Fauzi kepada wartawan di lokasi pemakaman janin bayi korban aborsi di pemakaman umum di kawasan Telanaipura, Kota Jambi, Rabu 31 Mei 2017.

Menurutnya, kasus aborsi ini menjadi perhatian serius kepolisian dan saat ini pihaknya sedang mengembangkan kasusnya.

Sampai saat sudah ada enam orang saksi atau terperiksa yang diperiksa secara intensif di Mapolresta Jambi.
“Dari keenam terperiksa tersebut, dua diantaranya adalah tenaga medis dan empat orang merupakan pembantu rumah tangga yang belum diketahui pasti perannya masing-masing dalam kasus tersebut,” ungkapnya.

Dalimunthe meminta doa masyarakat, “mudah-mudahan kasus aborsi ini bisa terungkap semuanya dan siapa saja pelakunya.”

Sedangkan penggali makam di tempat pemakaman umum (TPU) Putri Ayu, Efendi mengakui, pihaknya sudah belasan kali disuruh beberapa orang yang sama datang ke TPU untuk minta dibuatkan makam kecil guna menguburkan bayi dengan upah bayaran satu lobang kuburan Rp. 200 ribu.

“Sepengetahuan saya ada beberapa lokasi yang di TPU ini yang saya gali lobang kuburannya atas permintaan beberapa orang yang sama dan sering kesini,” tegas Efendi lagi.

 
(Azhari)

Terima kasih telah membaca Inilahjambi.com. Berikan informasi ini sebagai inspirasi dan insight ke sesama.
SOROTAN