PSU Pilgub Jambi, Saksi Diminta Usir Pemilih Tanpa KTP Saat Mencoblos

Jangan Lupa Berbagi

PSU Pilgub Jambi, Saksi Diminta Usir Pemilih Tanpa KTP Saat Mencoblos


Inilah Jambi – Untuk menghindari konflik dan kesalahan kembali terjadi pasca Pemungutan Suara Ulang (PSU) dalam Pilgub Jambi 2021 ini, pemilih yang tidak memiliki KTP disarankan pulang dan tidak ikut mencoblos di bilik suara. Saksi paslon diharapkan dapat memantau dan bertindak kalau mendapati situasi seperti itu.

Ketua Tim Retas (Relawan Tangkap Siraman) paslon 03 Al Haris-Abdullah Sani, Ritas Mairiyanto, mengingatkan agar para saksi 03 tegas di TPS (tempat pemungutan suara).

“Kami ingatkan kepada para saksi agar tegas di TPS. Kalau pemilih tak punya EKTP, usir atau larang nyoblos. PPS harus terus diingatkan supaya tidak lagi dan jadi korban ketidakprofesionalan KPU,” beber Ritas kepada media, 30 Maret 2021.

Dijelaskan Ritas, putusan MK sudah jelas menggambarkan bahwa 13 ribu DPT bermasalah terutama pada E-KTP. Pihaknya sudah meminta KPU mengeluarkan 13 ribu lebih DPT bermasalah itu dari PSU nanti, tetapi sampai hari ini belum ada juga sikap dari KPU.

Padahal, jika 13 ribu DPT bermasalah itu dikeluarkan dari PSU, sudah tentu potensi konflik pasca PSU nanti bisa dihindari.

“Sekali lagi kami ingatkan agar KPU Provinsi Jambi profesional. Sebab putusan MK menegaskan bahwa profesionalitas dan integritas KPU Provinsi Jambi diragukan. Maka itu, PSU ini jadikan ajang bagi KPU menunjukkan profesional dan netralitas,” papar Ritas, lagi.

Menurut dia, selain mengingatkan saksi, tim, relawan, simpatisan dan seluruh masyarakat yang mendukung Al Haris-Abdullah Sani, berharap kepada aparat hukum untuk menjaga netralitas selama PSU nanti.

“Aparat hukum terutama kepolisian harus netral. Itu saja harapan kami,” tutupnya.

Baca juga:

***

Jangan Lupa Berbagi
SAKSIKAN VIDEO DI BAWAH INI: Penerimaan Peserta Didik Baru Tahun Pelajaran 2021-2022 Yayasan Jami' Al Falah Jambi

Tinggalkan Balasan

SOROTAN