Thu. Nov 21st, 2019

Relawan "Jambi Darurat Asap" di Posko Kecamatan Bahar Selatan, Kabupaten Muarojambi

Puluhan Anak Korban Kabut Asap Terlantar di Bahar Selatan

Inilahjambi – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Jambi sejak bulan Agustus 2019 telah membuat puluhan warga jatuh sebagai korban.

Relawan “Jambi Darurat Asap” di Posko Kecamatan Bahar Selatan, Kabupaten Muarojambi, melalui keterangan tertulis kepada Inilahjambi, 29 Oktober 2019,  menyebutkan, sekitar 40 anak masyarakat adat Dusun III Pangkalan Ranjau Desa Tanjung Lebar, mengalami batuk dan pilek.

Baca juga: Ini Tujuh Tersangka Koruptor Asrama Haji Jambi

Bahkan mereka juga mengalami iritasi mata yang disebabkan asap dari kebakaran hutan dan lahan, terutama bagi yang berada dekat di wilayah konsesi yang terbakar.

Kordinator Posko, Muhadi Fadly, mengatakan, selama ini mereka membantu warga terdampak untuk pulih kembali dari bencana ini, dengan cara menggalang donasi dan peyaluran bantuan ke Pangkalan Ranjau dan di sekitarnya.

Para relawan tersebut berasal dari Beranda Perempuan, INSPERA, Front Mahasiswa Nasional, Seniman Bebas, Gitasada, Relawan Mandiri.

Disebutkannya,  terhitung Sejak bulan Agustus hingga di Akhir bulan Oktober, Tim relawan Posko Jambi darurat Asap telah melakukan empat kali tahapan pendistribusian bantuan berupa obat-obatan, masker, oksigen dan juga baju layak pakai.

“Seluruh bantuan dari para donatur diprioritaskan untuk masyarakat adat Dusun Pangkalan Ranjau dan masyarakat sekitarnya. Karena sama sekali tidak ada layanan kesehatan dari pemerintah yang mendekatkan akses untuk masyarakat,” kata dia.

Lihat lagi: Siram Air Keras ke Janda di Merangin, Pelaku Ngaku Dibayar Suami Korban

“Bahkan warga harus menempuh jarak 20 Km atau menempuh 1,5 jam perjalanan dari tempat tinggal mereka ke Puskemas ” kata dia lagi.

Herlin, Relawan Posko dari Beranda Perempuan juga menambahkan, perempuan di Dusun Pangkalan Ranjau memiliki tradisi memungut dan meramu obat dari hasil hutan untuk mengobati peyakit anak-anak mereka, namun sekarang semua musnah terbakar. Sehingga anak-anak banyak sakit dalam waktu yang lama.

“Kebakaran di wilayah konsesi perusahaan juga meluas hingga ke kebun pangan masyarakat bahkan sekitar 16 rumah warga yang mayoritas terbuat dari papan juga turut terbakar,” ujar dia.

Berdasarkan hasil temuan tersebut, Posko Jambi darurat asap mendesak kepada pemerintah untuk memberikan layanan cek kesehatan dan pengobatan gratis secara berkala kepada korban asap di Dusun Pangkalan Ranjau dan Warga di desa sekitarnya.

Salurkan bantuan Anda kepada korban. Narahubung relawan:

Mumu 081271526607
Herlin 081312608998

Sudah dibagikan