Setelah Tusuk Leher dan Dada Ayahnya Dengan Pisau, Dua ABG ini Pura-Pura Mati
Inilahjambi – Nasir Mahmud (60) tewas di tangan anak perempuannya AF (17) dan OH (20) yang merupakan pacar anaknya pada Minggu 8 Mei 2016.
Kedua anak manusia itu nekad menghabisi Nasir karena diduga kesal hubungan mereka tidak disetujui.
Setelah menusuk Nasir, AF dan OH pura-pura mati. Mereka tergeletak di kamar bersama mayat Nasir untuk mengelabui polisi.
Menurut Iki saksi mata di lokasi saat ditemukan korban sudah tidak bernyawa lagi dengan posisi tertelungkup di atas tempat tidur. Korban ditemukan dengan kondisi luka gorok di bagian leher serta enam luka tusukan di bagian dada.
Berita terkait:
Kedua yang disangka telah mati ini ternyata masih hidup, salah satunya yakni anak korban mengalami luka di bagian tangan.
Menurut Kapolres Gorontalo Kota AKBP Rony Yulianto, tak butuh waktu lama bagi polisi untuk mengungkap kasus ini berdasarkan hasil pengembangan dan bukti-bukti di TKP. Polisi mengamankan Opin Heda yang juga pacar anak korban karena diduga kuat sebagai pelaku pembunuhan.
“Pelaku yang diketahui adalah siswa kelas dua SMK 1 Kota Gorontalo yang saat kejadian ditemukan ikut tergeletak di kamar korban ini ternyata hal tersebut hanyalah ingin mengelabui polisi seakan-akan dirinya turut menjadi korban,” kata Kapolres.
Rony menambahkan saat ini pihaknya sudah membawa korban ke rumah sakit setempat untuk dilakukan autopsi. Begitu juga dengan anak korban yang mengalami luka di bagian tangan langsung dibawa untuk mendapatkan perawatan medis.
Pihak polres juga sudah mengamankan barang bukti baju pelaku yang berlumuran darah serta sebilah pisau dapur yang diduga digunakan pelaku untuk menghabisi nyawa korban.
“Guna kepentingan pengungkapan kasus ini pelaku saat ini masih menjani pemeriksaan secara intensif di ruang Unit Reskrim Polres Gorontalo Kota. Pihaknya juga akan meminta keterangan dari anak korban sebagai saksi kunci kasus pembunuhan sadis ini,” tandas Kapolres.
(Muhammad Ikhlas)
