Tangkap Pelaku Pembunuhan Scurity PTPN6, Kapolres: Pembunuhan Berawal Dari Kunci Motor

Inilahjambi.com, Muara Bulian- Satuan penegak Hukum Polres Batang Hari berhasil meringkus pelaku tindak pidana (Pembunuhan) yang terjadi di Jalan Lintas Muaro Jambi – Muara Bulian (Jalan Nees),tepatnya di Post Pondok Hujan simpang Merk PTPN 6 Unit Usaha Batang Hari AFD 2 Blok 219 Desa Patajen Kecamatan Bajubang Kabupaten Batang Hari-Jambi pada pekan lalu.

Kapolres Batang Hari AKBP M Hasan S.IK., MH saat melaksanakan Konferensi Pers mengatakan, penyidikan dilakukan setelah pihak Polres Batang Hari menerima Laporan Polisi Nomor : LP / 8 -43/V / 2022 / SPKT / Res Batanghari, yakni pada tanggal 08 Mei 2022 tentang adanya kasus pembunuhan.

“Adapun kasus pembunuhan ini merupakan kasus tindak pidana pasal 340 KUH Pidana Sub Pasal 338 KUH Pidana. Yang mana pada pasal tersebut dijelaskan. Barang siapa dengan sengaja dan dengan rencana terlebih dahulu merampas nyawa orang lain, di ancam karena pembunuhan dengan rencana, dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu, paling lama dua puluh tahun,” ucap Kapolres AKBP M Hasan BB pada saat Konferensi Pers di Gedung Polres. Kamis (12/05/2022)

AKBP Hasan menjelaskan, perkara pembunuhan terjadi dikarenakan berawal dari korban bernama Ari Daminggus (25) menantang pelaku bernama Icktiyar Komarwan (23) untuk berduel/berkelahi dengan menggunakan tangan kosong, namun pelaku datang dengan membawa sebilah pisau, yang mana pisau tersebut dipergunakan untuk menusuk dada sebelah kiri korban hingga tembus mengenai jantung.

“Pelaku dan korban merupakan sesama security PTPN yang pada saat Itu sama-sama sedang berjaga malam di Pos jaga. Pada hari sabtu tanggal 07 Mei 2022, sekira pukul 19 00 Wib pelaku dan korban mendapat tugas jaga sid malam di Pos jaga simpang merk PTPN VI Desa Petajm Kecamata Bajubang Kabupaten Batang Hari. Bahkan pada saat berangkat di post jaga, pelaku pergi bersama korban dengan menggunakan satu kendaraan milik pelaku,” papar Kapolres dalam Konfersi Pers

Kemudian sekwatu pukul 22.00 Wib, korban meminjam SPM milik pelaku untuk berpatroli di kebun PTPN, namun pelaku tidak di ajak, dan stand by di pos, Pada pukul 00.00 Wib korban kembali meminjam SPM milik petaku untuk berpatroli kebun. kemudian pada saat berpatroli, korban menelpon pelaku bahwa telah terjadi pencurian buah kelapa sawit milik PTPN, yang dilakukan oleh beberapa orang. Setelah menghubungi pelaku, korban kembali ke pos. Sesampainya di pos jaga, pelaku mengajak korban untuk mengejar pelaku pencurian buah kelapa Sawit tersebut, namun korban menolak ajakan pelaku. Sehinga membuat pelaku berinisiatif untuk mengejar pelaku pencurian buah kelapa sawit seorang diri.

Pada saat pelaku hendak mengejar pelaku pencurian buah kelapa sawit, pelaku sempat meminta kund kontak SPM miliknya yang sebelumnya dipinjam oleh korban, namun korban memberitahukan bahwa kund tersebut berada di SPM. Setelah di lihat kund tersebu tidak ada di SPM, kemudian pelaku kembali meminta kund SPM miiknya, dan pada saat itu korban melempar kunci SPM milik pelaku dengan cara melempar ke pelaku sehingga membuat pelaku tersinggung dan salut hati.

“korban menuju mes security. Pada saat pelaku berada di mes, Whatsap dari korban tentang ajakan berkelahi “KALO KAU BELAGAK NIAN WAN, KAU LEPASI PISAU KAU KITO DUEL DISNI NAH, TAU DAK KAU. DAK PENTING PAKE PISO TU, SINI KAU, CUMAN KITO BE 2 DSINI NI, KALAU KAU JANTAN JANGAN NAK PAKE PISAU KAU TU,” jelas Kapolres serambi melihatkan beberapa Barang Bukti (BB).

AKBP M Hasan menjutkan. “Selanjutnya pelaku pun datang kepos jaga, akan tetapi tetap membawa Pisau, sesampainya di pos korban langsung memukul dan membenturkan kepala pelaku, saat pelaku langsung mengambil pisau dari pinggangnya dan menusukan ke bagian dada sebelah kiri korban, dan mengakibatkan korban meninggal dunia di tempat,” ujar Kapolres.

“Untuk pisau itu sendiri yang dibawa pelaku memang selalu dibawa pada saat dinas jaga pos, selaku security PTPN,” sambungnya.

Untuk diketahui, setelan kejadian pembunuhan tersebut, tersangka sempat melarikan diri di beberapa tempat. Mulai dari melarikan diri ke Daerah Kecamatan Sekernan Kabupaten Muaro jambi dan di kejar oleh gabungan tim keris dan penyok. Selanjutnya pelaku berpindah tempat ke kabupaten Ogan Hilir Provinsi sumatera selatan.

“Tepat Pada hari Rabu tanggal 11 Mei 2022 pelaku Komawan alias Marwan Bin Sarkowi menyerahkan dri dengan Oleh pihak keluarga nya. Hingga pihak Polrespun mengambil tindakan dengan melakukan visum terhadap mayat korban dengan Mengamankan pelaku hingga Melakukan pemberkasan untuk dilaporkan kepada pimpinan,” pungkas AKBP M Hasan.

Adapun BB yang berhasil diamankan Polres Batang Hari yakni, Sebilah Pisau dengan panjang & 20 am dengan gagang kayu dan sarung pisau yang bertulskan MARWAN.
Satu Unit Sepeda Motor Honda CRF berwarna hitam tanpa Nomor Poksi.
Satu Unit Handphone merek Oppo ASS milik pelaku a.n. IHCTYIAR KOMARWAN alis MARWAN Bin SARKOWI.
Satu (satu ) Unit Handphone merek Redmi berwarna biru milik korban a.n. ARI DAMINGGUS .
Satu (satu ) helai baju kaos mdik korban a.n. ARI DAMINGGUS yang berlumuran darah .
Satu helai celana jeans milik korban (ARI DAMINGGUS ) yang berlumuran darah, dan
Satu lembar tikar berwarna hijau.

Terima kasih telah membaca Inilahjambi.com. Cantumkan link berita ini bila Anda mengutip seluruh atau sebagian isi berita. Laporkan keluhan dan apresisasi Anda terkait konten kami ke email:[email protected]
SOROTAN