Mon. Aug 19th, 2019

Tanjabtim Anggarkan Diseminasi Program PINTAR

Didi Hariadi

Inilahjambi – Melalui program PINTAR yang mengembangkan berbagai program peningkatan mutu sekolah yang terdiri dari pembelajaran aktif, manajemen sekolah hingga budaya baca menjadi komitmen bersama antara Kabupaten Tanjungjabung Timur dengan Tanoto Foundation.

Dinas Pendidikan Tanjung Jabung Timur sejak awal berkomitmen untuk mengembangkan program PINTAR Tanoto Foundation, bahkan untuk pengembangan selanjutnya Dinas Pendidikan menganggarkan Rp 635 juta untuk diseminasi Program PINTAR dalam rangka pengembangan mutu pendidikan di Kabupaten Tanjungjabung Timur.

Baca juga: Tuntut Ganti Rugi Lahan, Warga Mandiangin Datangi Kantor Bupati Sarolangun

Drs. Junaedi Rahmad, Kepala Dinas Pendidikan Tanjungjabung Timur mengatakan fokus program diseminasi pada peningkatan kualitas guru dan peningkatan kualitas kepemimpinan kepala sekolah melalui forum Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS), forum Kelompok Kerja Guru (KKG) maupun Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP).

“Tujuan utama dari diseminasi ini untuk membangun peningkatan kualitas guru, kepala sekolah dan juga pengawas terutama kecamatan-kecamatan yang belum mendapatkan intervensi program PINTAR,” ujarnya.

Lihat: Proyek Sumur Bor Senilai Rp48 Miliar di BWSS VI Dimonopoli 1 Kontraktor?

Medi Yusva, Koordinator Program PINTAR Tanoto Foundation Provinsi Jambi, mengapresiasi Dinas Pendidikan Tanjung Jabung Timur yang akan menyelenggarakan diseminasi penyebarluasan praktik baik di kecamatan-kecamatan yang belum mendapatkan pelatihan program PINTAR.

“Komitmen Kepala Dinas Pendidikan Tanjung Jabung Timur ini patut kita apresiasi bersama, beliau sejak awal konsisten untuk meningkatkan kualitas mutu pendidikan yang bermitra dengan Program PINTAR Tanoto Foundation,” katanya.

Medi juga menyinggung dengan adanya fasilitator daerah yang dimiliki Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama Kabupaten Tanjung Jabung Timur tersebut akan memudahkan pengambil kebijakan dalam menyebarluaskan praktik baik tersebut.

”Fasda-fasda tersebut menjadi sumber daya manusia yang dimiliki Kabupaten Tanjung Jabung Timur, mereka kita latih agar bisa menjadi penggerak diseminasi program PINTAR, yang nantinya apakah memanfaatkan fasda yang ada, atau nanti kita sepakati penambahan fasda, agar tidak menjadi masalah di kemudian hari,” katanya.

Progres Perpanjangan ‘Runway’ Bandara Sultan Thaha Jambi Capai 40 Persen

 

Sudah dibagikan