Mon. Jun 17th, 2019

Tarif Air PDAM Kota Jambi Naik 100 Persen, YLKI Himpun Petisi Penolakan di Tugu Keris

Ilustrasi

Inilahjambi – Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Jambi  menolak kenaikan tarif air minum oleh PDAM Tirta Mayang yang mencapai 100 persen sejak 1 Oktober 2018.

Penolakan akan dihimpun dalam petisi dan aksi di Tugu Keris Kota Jambi pada Minggu 13 Januari 2019.

Lihat juga: Tarif Air Bersih Naik, PDAM dan Walikota Jambi Digugat ke Pengadilan

Ketua YLKI Jambi, Ibnu Khaldun, mengatakan, masyarakat kecil semakin menjerit karena tarif yang mahal ini.

“Kami mengajak pelanggan PDAM Tirta Mayang Jambi untuk ikut petisi tanda tangan di Tugu Keris Siginjai Kota Jambi pada Minggu 13 Januari 2019,” tulis Ibnu Khaldun dalam siaran pers yang diterima inilahjambi, Kamis 10 Januari 2019.

Baca juga: Tarif Naik PDAM Digugat, Dirut: Apa Betul Harga Kemahalan, Apa Sudah Dihitung?

Selain kenaikan tarif, lanjut Khaldun, banyak warga memprotes distribusi air yang tidak lancar. Pelanggan juga diwajibkan membayar 10 kubik (change minimum).

“Hal ini sangat memberatkan. Apalagi tagihan harus dibayar tepat waktu, jika tidak, kena denda cukup lumayan besar,’ kata Khaldun.

 

 

Sudah dibagikan