Trump Diprediksi Kalah, Pejabat Senior Gedung Putih Mulai Kabur Tinggalkannya

Donald Trump and Joe Biden

Donald Trump and Joe Biden

Trump Diprediksi Kalah, Pejabat Senior Gedung Putih Mulai Kabur Tinggalkannya

Inilah Jambi – Posisi yang tak bagus bagi Donald Trump dalam proses penghitungan suara saat ini disebut membuat sejumlah pejabat senior Gedung Putih dan tim kampanye mulai meninggalkan capres Republik itu.

Sejumlah sumber dalam Gedung Putih dan tim kampanye Trump mengatakan kepada CNN bahwa beberapa pejabat sejawat perlahan menjauh dari Trump dalam rangka menyelamatkan diri.

Mereka menyadari bahwa Trump tak akan memenangkan Pilpres AS 2020, setelah Joe Biden memimpin penghitungan suara di Pennsylvania dan Georgia yang krusial bagi kubu Trump.

“Selesai sudah,” kata seorang penasihat kunci pemerintahan soal pertarungan Pilpres AS 2020. Ia kemudian menyebut ada kekhawatiran soal tindakan yang akan dilakukan Trump dalam menyikapi situasi ini.

Baca juga:

“Ya Tuhan! siapa yang tahu,” katanya soal tindakan yang mungkin diambil Trump. Ia menyebut banyak pejabat di tim kampanye dan Gedung Putih menggelengkan kepala mereka usai melihat pernyataan palsu Trump pada Kamis (5/11) malam waktu setempat.

Menurut si sumber, banyak orang mempertanyakan keputusan Trump untuk mengerahkan putranya dan Rudy Giuliani untuk membuat isu ada kecurangan dalam pilpres kali ini.

Sumber CNN ini menyebut hak Trump untuk menentang hasil dari pilpres, tapi menurutnya, cara Presiden Amerika Serikat tersebut salah.

Sementara itu, sumber lain juga mengatakan kepada CNN bahwa Trump jadi lebih sering mengisolasi diri dan terjebak dalam asumsinya sendiri bahwa ada kecurangan dalam pilpres ini.

“Dia kebanyakan sendirian di sini,” kata sumber lain yang juga merupakan bagian dari tim kampanye Trump.

Sumber itu mengatakan Trump masih dikelilingi oleh sejumlah rekan dan penasihat yang justru memberikan masukan yang hanya ingin didengar Trump. Kata si sumber, hal itu akan tetap membuat drama ini terus berlanjut.

Tekanan Trump rupanya bukan hanya datang dari situasi penghitungan yang kurang memihak kepadanya, tetapi juga sejumlah pejabat di pemerintahannya mulai ancang-ancang melaju di pemilu berikutnya.

Salah seorang penasihat dekat Trump mengatakan beberapa orang pemerintahan dan Badan Partai Republik mulai mengukur aksi politis mereka dan ambisi untuk putaran berikutnya.

(*/)

Bagikan
HOT NEWS