Weis, Hakim Ketua PN Kuala Tungkal Ikut Lirik Lelang Jabatan Sekretaris MA, Siapa Dia?

Inilahjambi, JAKARTA – Lengsernya Nurhadi dari kursi Sekretaris Mahkamah Agung (MA) membuat dinamika di lembaga yudikatif lebih dinamis. MA langsung membuka lelang kursi Sekretaris MA dan disambut gembira warga pengadilan.

Salah satu yang tertarik dengan bursa itu adalah hakim Ketua Pengadilan Negeri (PN) Kuala Tungkal, Tanjung Jabung Barat, Jambi, Ahmad Peten Sili.

“Motivasinya agar MA tetap berada dalam Cetak Biru-nya demi tercapainya peradilan yang agung,” kata Peten saat berbincang dengan detikcom, Rabu 3 Agustus 2016.

Nama Peten dikenal publik saat menolak permohonan gugatan praperadilan Margriet Christina Megawe, tersangka pembunuh Engeline. Selain itu, Peten juga pernah menjatuhkan vonis 19 tahun penjara kepada staf kejaksaan yang korupsi barang bukti uang kasus korupsi sebesar Rp 1,7 miliar.

Pria kelahiran 10 April 1970 itu menapaki karier sebagai calon hakim pada 1996. Palu hakim didapat pertama kali pada 2002 dengan tugas pertama di PN Maumere. Setelah itu, ia terus berpindah-pindah dari Larantuka, Ponorogo, menjadi Wakil Ketua PN Ruteng, lalu menjabat Ketua PN Ende di NTT. Setelah dari Ende, ia ditarik ke PN Denpasar pada 2013 dan dilantik menjadi Ketua PN Kuala Tungkal pada 2016.

Dalam percaturan pergerakan hakim, nama Peten cukup menggetarkan dunia peradilan Indonesia saat menyatakan siap mogok kerja pada tahun 2012 saat dia bertugas di Ende. Pemicunya karena kesejahteraan hakim tidak naik selama 11 tahun terakhir. Ancaman dari ujung Nusantara itu membuat geger, termasuk pucuk pimpinan MA. Seruan itu membuat para hakim terkonsolidasi dari Sabang sampai Merauke dan berakhir dengan kenaikan kesejahteraan hakim yang cukup signifikan setahun setelahnya.

Soal kapabilitas, alumnus Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar itu menyerahkan kepada tim seleksi nantinya.

“Silakan disurvei ke warga pengadilan-pengadilan tempat saya pernah bertugas,” ujar hakim kelahiran Pulau Adonara, Flores, itu diplomatis.

Kursi Sekretaris MA saat ini lowong setelah Nurhadi mengundurkan diri. Nurhadi lengser di tengah sorotan publik karena dirinya berkali-kali diperiksa KPK.

“Nanti kita akan umumkan (perekrutan). Bagi yang selama ini bilang MA begini-begitu, silakan daftar jadi Sekretaris MA,” kata Kabiro Humas MA Ridwan Mansyur pada (1/8) lalu.

Masyarakat juga meminta pengganti Nurhadi haruslah orang yang memiliki integritas teruji dan kemampuan yang mumpuni. Seleksi Sekretaris MA diminta untuk terbuka dan bisa dipantau masyarakat.

“Tiga nama untuk mengisi posisi Sekretaris MA harus melalui proses yang transparan. Kami meminta adanya satu pansel untuk menyeleksi nama-nama yang akan diberikan pada Presiden,” ujar perwakilan Koalisi Pemantau Peradilan, Liza Farihah.

 

 

 
(Sumber Detik)

Terima kasih telah membaca Inilahjambi.com. Cantumkan link berita ini bila Anda mengutip seluruh atau sebagian isi berita. Mari bersama menghargai karya jurnalistik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

SOROTAN