Jokowi Sebut Janji 10 Juta Lapangan Kerja Nyaris Terealisasi 100 Persen
Gambar ilustrasi
Jokowi Sebut Janji 10 Juta Lapangan Kerja Nyaris Terealisasi 100 Persen
Baca juga:
- Catat, Ini Sumpah dan Janji Zumi Zola-Fachrori Sebagai Gubernur Kepada Tuhan Saat Dilantik Jokowi
- Jokowi Jor Joran Guyur Dana Triliunan Rupiah untuk Seniman
- Dihadiri Ketua TKD, Kampanye Jokowi – Maruf Amin di Ternate Sepi
- Trans Jawa Banjir, Kubu Prabowo: Tol Laut Jokowi Akhirnya Terwujud
- Sambangi Subang, Prabowo Janji Turunkan Harga Sembako dan Tarif Listrik
- Komentari Kartu Jokowi, JS Prabowo: Hanya Keledai yang Tertipu di Lubang yang Sama
Inilah Jambi – Pemerintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) sudah berjalan selama 4 tahun. Dalam 4 tahun itu, pemerintah menyatakan sudah membuka 8,7 juta lapangan kerja.
Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko mengatakan, selama 4 tahun ini ekonomi Indonesia tumbuh positif. Dia mengatakan, selama 4 tahun ekonomi Indonesia bisa tumbuh 5% di tengah banyaknya tantangan.
Pertumbuhan ekonomi itu dibarengi dengan terbukanya lapangan kerja. Jokowi sendiri menjanjikan 10 juta lapangan kerja dalam 5 tahun.
“Presiden 5 tahun menjanjikan lapangan kerja terserap 10 juta sekarang 8,7 juta. Kita berharap 10 juta terlampaui,” katanya dalam acara 4 Tahun Kerja Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla di Auditorium Gedung Kementerian Sekretariat Negara Jakarta, Selasa 28 Oktober 2018.
Dia melanjutkan, inflasi juga tercatat rendah. Pada September 2018, inflasi tercatat 2,88%. Artinya, kata dia, pemerintah menjaga daya beli masyarakat.
“Menjaga daya beli masyarakat memberi ruang gerak dunia usaha,” sambungnya.
Selain itu, capaian pemerintah lainnya ialah untuk pertama kalinya tingkat kemiskinan Indonesia berada di level single digit.
“Untuk pertama kali kemiskinan satu digit 9,82%,” tutupnya.
