Biaya Operasional Pendamping PKH Bakal Naik Pada 2019

Inilah Jambi

Inilah Jambi

Bagikan:

Biaya Operasional Pendamping PKH Bakal Naik Pada 2019


Inilah Jambi – Kabar baik bagi para Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) di kabupaten Batanghari. Pasalnya, biaya operasional pendamping PKH tersebut bakal dinaikkan oleh pemerintah kabupaten Batanghari.

Hal ini dikatakan Sekda Batanghari, H Bakhtiar SP dihadapan keluarga penerima manfaat (KPM) PKH di Batanghari belum lama ini.

Saat itu Sekda mengakui, pemerintah Batanghari berencana pada anggaran tahun depan (2019.red) jika memang memungkinkan akan menaikkan bantuan operasional pendamping PKH yang ada.

“ Rencana anggaran tahun depan akan kita tingkatkan lagi bantuan operasional pendamping PKH menjadi Rp 500.000/orang,” kata Sekda saat itu.

Selain itu, Sekda juga mengatakan, pemerintah juga berencana akan memberikan kendaraan operasional pendamping PKH guna membantu kelancaran pendamping dalam melaksanakan tugas mereka dilapangan.

Baca juga:

“ Kita juga berencana akan memberikan kendaraan operasional guna untuk membantu kelancaran dalam melaksanakan tugas dilapangan,” tegas Sekda saat itu.

Sekda juga mengatakan, pendamping PKH dalam melaksanakan tugasnya diperlukan beberapa biaya operasional. Dengan demikian, pemerintah pun telah menyiapkan anggaran tersebut, dimana pada tahun anggaran 2018 pemerintah kabupaten Batanghari telah memberikan bantuan operasional setiap bulan kepada pendamping PKH sebesar Rp 350.000/orang.

Oleh karena itu Sekda berharap, para pendamping PKH ini dapat menjalankan tugasnya disertai dengan berinovasi,” harapnya.

Sekda juga menuturkan, jumlah penerima manfaat PKH di kabupaten Batanghari mencapai 10.298 KPM sampai tahun 2018, yang berasal dari kecamatan Muarabulian sebanyak 2.025 KPM, kecamatan pemayung sebanyak 1.219 KPM, kecamatan Muaratembesi sebanyak 1.566 KPM, kecamatan Batin 24 sebanyak 938 KPM, kecamatan Mersam sebanyak 854 KPM, kecamatan Maro Sebo Ilir sebanyak 382 KPM, kecamatan Maro Sebo Ulu sebanyak 2.495 KPM dan kecamatan Bajubang sebanyak 819 KPM. Sementara SDM PKH berjumlah 52 orang terdiri dari koordinator kabupaten 1 orang, operator 3 orang dan 48 pendamping.

Kemudian Bansos yang diberikan kepada Batanghari sebesar Rp 19.674 milyar lebih. Terdiri dari PKH Reguler Rp 19.346 milyar lebih, bantuan Rastra sebesar Rp 19 milyar lebih, bansos disabilitas Rp 152 juta untuk 76 keluarga dan bansos lanjut usia Rp 176 juta untuk 88 keluarga,” kata Sekda.

Bagikan:
SOROTAN