Di Gakkumdu Ritas Akui Punya Barang Bukti dan Saksi Pidana Pemilu yang Seret Fachrori–Syafril

Ritas Mairi Yanto

Ritas Mairi Yanto

Ritas Akui Punya Barang Bukti dan Saksi Pidana Pemilu yang Seret Fachrori–Syafril

Inilah Jambi – Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) melanjutkan pemeriksaan saksi terkait dugaan tindak pidana pemilu yang menyeret calon gubernur dan wakil gubernur Jambi Fachrori Umar dan Syafril Nursal.

Setelah sebelumnya memanggil Dr. Sarbaini SH, MH untuk dimintai keterangan dari pihak pelapor, kali ini Gakkumdu kembali memanggil pihak pelapor yakni Ritas Mairi Yanto.

Ritas Mairi Yanto dijumpai usai dimintai keterangan mengatakan kehadirannya di Bawaslu Jambi ini untuk memenuhi undangan pukul 10.00 WIB tadi guna dimintai keterangan atas kejadian indikasi bagi-bagi sembako dan tiang listrik.

“Pembagian sembako dan tiang listrik ini saya dapat dari akun salah seorang di media sosial Facebook, dan setelah di cek ke masyarakat di lapangan emang benar ada bagi-bagi sembako, tepatnya di Desa Tanjung Pauh, Kecamatan Mestong,” kata Ritas, Sabtu 14 November 2020.

Baca juga:

Lebih lanjut, ia menyampaikan dari pelaporan tanggal 9 November kemarin, mereka (Bawaslu, red) telah turun ke lapangan dan bertemu dengan warga yang telah menerima bantuan tersebut dari tim yang megaku paslon 02 (Fachrori-Syafril).

“Turun langsung ke TKP sudah dilakukan dengan mengambil barang bukti yang sudah ada dan saat ini proses dari Bawaslu masih berjalan. Saksi di tempat kejadian lebih kurang 5 orang saksi, dan saya juga diperiksa sebagai saksi pelapor. Saat ini kita masih menunggu keputusan dari Bawaslu dan Gakkumdu,” tukasnya.

Sementara itu, dikonfirmasi mengenai hal ini Komisioner Bawaslu Provinsi Jambi, Wein Arifin mengatakan jika saat ini sedang dalam proses pemeriksaan saksi.

“Untuk berapa saksi yang sudah diperiksa saat ini belum bisa kita jawab, yang jelas saat ini masih dalam proses pemeriksaan,” ujarnya.

Sebelumnya Ritas dan Sarbaini justru dilaporkan balik oleh tim advokasi Fachrori Umar dan Syafril Nursal ke Polda Jambi dengan tuduhan dugaan pencemaran nama baik.

Menurut Ritas, laporan tersebut salah arah. Dia malah menantang agar Tim Advokasi FU-SN menuntut oknum yang telah membagi-bagi sembako dan tiang listrik di Daerah Sungaigelam dan Tanjungpauh Mestong, Kab. Muaro Jambi dan beberapa daerah lainnya itu.

“Jika memang oknum pembagi sembako tersebut bukan tim Paslon 02, coba laporkan. Itu pun kalau berani,” ujar Ritas.

Baca juga:

 

(*/)

 

Bagikan

Tinggalkan Balasan

HOT NEWS