Jamhuri: Ada Penyalahgunaan Kekuasaan untuk Menutupi Bobrok PDAM Kota Jambi

Inilahjambi – Aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat 9 (LSM 9 Jambi turut mendukung YLKI dalam menggugat PDAM Tirta Mayang Kota Jambi.

Direktur LSM 9, Jamhuri, menegaskan, PDAM TM sudah menciderai hati masyarakat Kota Jambi. Kebijakan menaikkan tarif 100 persen, sangat merugikan masyarakat yang juga konsumen PDAM.

Baca juga: Sidang Perdana Gugatan ke PDAM Kota Jambi, YLKI Didampingi 16 Pengacara

Ia bahkan menduga ada praktek “abuse of power” atau penyalahgunaan kekuasaan pada kebijakan PDAM TM ini.

“Ini abuse of power”. Demi melindungi kegagalan manajemen PDAM, masyarakat yang dikorbankan. Bahkan mereka berani melanggar amanat Permendagri 71 itu, dengan memasang tarif lebih dari 7 persen. Artinya unsur melawan hukum sudah terpenuhi,” tegas Jamhuri dilansir Serujambi jaringan media Inilahjambi.

Selain itu, Jamhuri mengatakan jika pihak PDAM berdalil dengan Permendagri nomor 71, ia berharap agar Direksi PDAM belajar cara membaca peraturan.

“Kalau tidak mengerti hukum gak usah ngomong hukum. Dia kan urusannya ekonomi, manajemen ekonomi, jadi jangan sok cerita hukum,” tegasnya.

Baca Juga : Seribu Kali Listrik Padam, Jamhuri Desak GM PLN Jambi Mundur

“Sekarang silahan saja mereka beragumen dengan cara apapun, kita tunggu di pengadilan. Kita tunggu argumennya bisa diterima atau tidak sama majelis hakim,” tambahnya.

Jamhuri juga menegaskan agar PDAM dihukum atas kebijakan yang merugikan masyarakat Kota Jambi, serta menurunkan tarif PDAM sesuai tarif yang telah ditentukan.

Lihat lagi:  Plt Gubernur Jambi Jangan Diam Saja, Jangan Banyak Mengeluh”

 

 

HOT NEWS