Mon. Nov 18th, 2019

Menunggu Eksekusi Mati 3 Pembunuh SAD di Jambi

Inilahjambi  – Tiga terpidana mati asal Kabupaten Merangin belum di eksekusi mereka yakni  Syofian bin Azwar, Harun bin Ajis, serta Sargawi bin Sanusi.
Ketiganya terjerat kasus pembunuhan dan pencurian yang disertai dengan pemerkosaan terhadap warga Suku Anak Dalam (SAD) tahun 2000 lalu.
Kepala Kejaksaan (Kajati) Jambi, Andi Nurdwinah megatakan hingga saat ini pihaknya belum mendapat informasi terbaru terkait dengan ketiganya yang di vonis hukuman mati.
“Belum ada informasi lagi, masih di Lapas Nusa Kambangan,”katanya, Minggu 21 Juli 2019 dikutip dari Jambione. com.
Bahkan, apakah ketiganya ada mengambil langkah hukum lainnya. Ia menegaskan belum ada informasi lain yang di terima Kejati Jambi.
“Kalau eksekusi kita pasti dapat informasi. Kita hanya menjalankan perintah nantinya,” tandasnya.
Untuk diketahui, kasus pembunuhan sadis itu terjadi pada Sabtu 29 September 2000 lalu sekitar pukul 19.30 WIB di daerah Ulu Sungai Kunyit, Dusun Petekun, Desa Baru Nalo, Kecamatan Batang Masumai (Kecamatan Bangko saat itu).
Kejadian itu bermula ketika Harun, bersama dengan Sargawi dan Syofial, melakukan pencurian di sebuah rumah di daerah Ulu Sungai Kunyit, Dusun Petekun, Desa Baru.
Awalnya ketiganya berniat melakukan pencurian. Namun ternyata mereka juga memperkosa Arrau yang tinggal di rumah tersebut sebelum membunuhnya.
Tidak hanya Arrau, 6 orang lainnya yang juga tinggal di rumah itu juga dibunuh yaitu Tampung Majang, Bungo Perak, Rampat Bebat, Pengendum, Nyabung, dan Bungo Padi. Ketujuh korban dihabisi dengan menggunakan sebilah parang dan dipukuli dengan batang kayu.
Atas perbuatannya, ketiga terpidana itu divonis mati oleh Pengadilan Negeri Bangko pada November 2001. Putusan itu dikuatkan oleh Pengadilan Tinggi Jambi pada tahun 2002. Kemudian mereka mengajukan grasi pada tahun 2011 serta mengajukan Peninjauan Kembali (PK) namun ditolak.
Sudah dibagikan