Merangin Jadi Kabupaten Pertama Gunakan Aplikasi Analisis Jabatan

Jangan Lupa Berbagi

Merangin Jadi Kabupaten Pertama Gunakan Aplikasi Analisis Jabatan


Inilah Jambi – Kabupaten Merangin bersama 10 kabupaten/kota lainnya di Indonesia, menjadi kabupaten pertama yang dipercaya Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, untuk menerapkan penggunaan Aplikasi Anjab (Analisis jabatan).

Hal tersebut ditegaskan Plt Bupati Merangin Mashuri, melalui Kabag Organisasi Setda Merangin Irsaldi, di sela-sela rapat kerja bersama para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Aula Utama Kantor Bupati Merangin, Senin (28/9).

‘’Alhamdulillah berkat kinerja yang baik di Bagian Organisasi Setda Merangin, terkait ketepatan waktu penyusunan Anjab, kita bersama sembilan kabupaten/kota lainnya di Indonesia, jadi kabupaten pertama uji coba penggunaaan Aplikasi Anjab,’’ terang Mashuri.

Uji coba Aplikasi Anjab itu jelas Irsaldi, langsung diberikan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Tito Karnavian kepada Pemkab Merangin beberapa hari lalu secara virtual di Jakarta.

‘’Melalui Aplikasi ini, penyusunan Anjab yang kita lakukan, akan semakin mudah dan cepat. Mudah-mudahan kedepan Merangin menjadi kabupaten pertama yang sukses dalam tes penggunaan Aplikasi Anjab ini,’’ harap Irsaldi.

Dijelaskan pejabat yang akrab dengan semua kalangan ini, sebelumnya Bagian Organisasi Setda Merangin telah merampungkan 100 persen dalam input Anjab, review Inspektorat juga sudah 100 persen.

‘’Begitu juga dengan finalisasi oleh Sekda, juga sudah 100 persen perakhir Agustus 2020. Jadi dalam penyusunan Anjab ini kita dinilai Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, tepat waktu,’’ terang Irsaldi.

Mashuri Tinjau Lokasi Pemakaman Pasien Covid-19


Inilah Jambi – Plt Bupati Merangin Mashuri bersama Dandim 0420/Sarko  Letkol Inf Tomi Radya Diansyah Lubis dan Wakapolres Merangin Kompol Eddy Inganta, meninjau lokasi pemakaman pasien suspect Covid-19, Rabu (30/9).

Lokasi pemakaman yang ditinjau Mashuri juga bersama sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait itu, lokasinya di belakang Taman Makam Pahlawan Patriot Bhakti Merangin.

‘’Lahan ini luasnya sekitar empat hektar. Lokasi ini merupakan Pemakaman ASN dan Pemakaman umum yang belum terisi. Kita telah tetapkan lokasi ini sebagai pemakaman pasien suspect Covid-19,’’ ujar Plt Bupati.

Disekeliling lokasi pemakaman tersebut lanjut H Mashuri, telah dikelilingi oleh kebun sawit milik warga. Lokasinya dianggap pas untuk pemakaman pasien suspect Covid-19, karena jauh dari pemukiman warga.

‘’Nanti kita turunkan alat berat untuk meratakan lokasi pemakaman ini. Jadi pasien suspect Covid-19 yang meninggal dunia atas persetujuan keluarganya, sudah bisa dimakamkan di lokasi ini,’’terang Mashuri.

Para pimpinan OPD yang turut hadir memantau lokasi pemakaman pasien suspect Covid-19 itu, Kadis Kesehatan Abda’i, Kadis Ketahanan Pangan Selamet dan Kadis Perkim Sardaini.

Baca juga:

 

 

(hms/rdc)

Jangan Lupa Berbagi
SAKSIKAN VIDEO DI BAWAH INI: Penerimaan Peserta Didik Baru Tahun Pelajaran 2021-2022 Yayasan Jami' Al Falah Jambi
SOROTAN