Mon. Oct 21st, 2019

Prabowo Ungkap Ada Rekayasa Undang Undang untuk Pencapresan di Pilpres 2019

Teks Sumber : Suara.com

Inilahjambi – Calon Presiden Prabowo Subianto mengungkap ada rekayasa undang-undang dalam proses pencalonan presiden dan wakil presiden 2019. Ia menduga hal itu dilakukan oleh para elit.

Baca lagi : Nama Akeng Disebut Sebut dalam Unjuk Rasa Padagang Pasar Talangbanjar

Prabowo mengatakan ada banyak rekayasa undang-undang dibuat oleh para elit. Regulasi itu sengaja dibuat agar warga Indonesia tidak mempunyai banyak pilihan dalam menentukan calon presiden maupun wakil presiden.

“Bukan kami orang hebat. Pasti banyak yang lebih hebat dari kami. Hanya kebetulan sistem politik yang dirancang membuat pada saat itu tidak banyak pilihan,” kata Prabowo di Gedung Grand Pacific Hall, Jalan Magelang, Yogyakarta, Rabu 27 Februari 2019.

Kendati demikian, ia bersyukur masih dapat memilih Mantan Pengusaha dan Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno sebagai calon Presiden.

“Alhamdulillah masih ada pilihan bagi rakyat Indonesia,” kata dia.

Salah satu yang disyukuri oleh Prabowo dari sosok Sandiaga adalah usianya yang lebih muda. Hal ini dinilai membuat Sandiaga lebih gesit dan kuat.

“Untung dia lebih tua dari saya. Artinya dia lebih gesit dan lebih kuat. Kalau saya bisa (kampanye) satu titik, dia 15 titik sehari,” ujar dia.

Baca lagi : Masnah Busro: Anak Berprestasi di Muarojambi Akan Dapat Beasiswa dari PT Sampoerna Jakarta

Kampanye Prabowo di Yogyakarta dilakukan serangkaian dengan kunjungannya ke Temanggung, Jawa Tengah. Prabowo tiba di Grand Pacific Hall sekitar pukul 13.20 WIB untuk menghadiri acara temu purnawirawan TNI. Hadir pula dalam acara tersebut calon anggota DPR RI Dapil Yogyakarta Titiek Soeharto.

Sudah dibagikan