RSUD Tebo Kekurangan Ambulans Angkut Korban Bus Family Raya yang Terguling
Faisal, mahasiswa Unand Padang asal Jambi yang menjadi dalam seorang korban luka luka akibat Bus FRC terbalik di Tebo, Rabu 19 Desember 2018/ist
Inilahjambi – Pihak RSUD STS Tebo mengaku kesulitan mengantar penumpang bus Family Raya ke rumah sakit rujukan. Pasalnya, RSUD tersebut kekurangan mobil ambulans.
Untuk mengantar pasien rujukan, pihak RSUD dibantu ambulance puskesmas Kecamatan Tebo Tengah dan mobil pribadi pasien atau penumpang bus Family Raya.
“Kendala saat ini kita kekurangan ambulance. Untung dibantu dengan ambulance dari puskesmas Tebo Tengah dan mobil pribadi pasien, “kata Direktur RSUD STS Tebo, dr. Oktavienni, M.Ked.An, Sp.An, Rabu 19 Desember 2018, dilansir portaltebo.id, jaringan media Inilahjambi.com.
Dibeberkannya, saat ini ada 8 orang penumpang bus yang dirujuk ke Padang, Jambi dan Bungo.
“Kita rujuk sesuai permintaan pasiennya. Pasalnya ada pasien yang keluarganya di Padang, mereka minta dirujuk je Padang, begitu juga pasien yang keluarganya di Jambi dan Bungo, mereka minta dirujuk ke sana, “kata dia.
Untuk diketahui, bus Family Raya rute Padang – Jambi mengalami kecelakaan tunggal di Km.16 jalan lintas Tebo Bungo, sekitar pukul 03.00 Wib dini hari, Rabu dini hari 19 Desember 2018.
Lihat: Bus Family Raya Lindas 2 Mahasiswa di Pemayung Hingga Tewas Ditempat
Akibat kecelakaan tunggal tersebut, seorang anak berusi 1 tahun 5 bulan meninggal dunia akibat luka robek pada bagian perut. Sementara, puluhan penumpang lainnya masih dirawat di RSUD STS Tebo.
