Tak Terima Ditegur, Warga Mandiangin Tujah Polisi Hingga Terluka Parah

BERITA JAMBI TERKINI

Tak Terima Ditegur, Warga Mandiangin Tujah Polisi Hingga Terluka Parah

Baca juga:

Inilah Jambi Tidak terima ditegur karena sinar lampu sepeda motornya menyilaukan, dua orang yang masih terhitung sepupu, masing-masing S (35) dan M (37), warga Desa Mandiangin dan Desa Sukaraja, Ogan Ilir, Sumatera Selatan, langsung menyerang pria yang menegurnya.

Keduanya menusuk pria yang menegurnya dengan senjata tajam hingga luka parah. Ternyata, pria tersebut merupakan anggota polisi.

Sementara satu warga setempat yang mencoba melerai juga terluka parah karena kena tusuk, hingga kemudian meninggal dunia.

Kejadian yang menggemparkan warga Desa Sekonjing, Kecamatan Tanjung Raja, Ogan Ilir, tempat peristiwa berlangsung, terjadi pada 17 September 2018, terungkap dalam 11 adegan rekonstruksi yang digelar di Mapolres Ogan Ilir.

Melansir kompas.com, Rekonstruksi diperankan langsung kedua pelaku dan personel polisi yang menjadi korban luka, Brigpol Ricard. Sementara korban meninggal bernama Abdul Jabar digantikan oleh personel polisi.

Dari rekontruksi itu terungkap bahwa kejadian berawal saat korban, Ricard, yang betugas di Polres OKI, saat itu berpakaian preman, menegur salah satu pelaku yang sinar lampu sepeda motor pelaku mengenai wajahnya.

Tidak diterima ditegur maka terjadilah cekcok mulut yang berujung pada penusukan yang dilakukan kedua pelaku. Ricard sempat melawan dengan menahan tangan kedua pelaku yang memegang pisau. Namun, pelaku berontak dan berhasil melukai lengan dan kepala Ricard hingga luka parah.

Adapun satu korban lainnya, Abdul Jabar yang coba melerai, juga terkena tusukan dan meninggal dunia saat dibawa ke rumah sakit.

Warga yang melihat kejadian itu berhasil melerai dan kedua pelaku langsung melarikan diri.

 

Bagikan
HOT NEWS