Tangkap Terduga Teroris di Jambi, Densus 88 Langsung Terbang dari Jakarta

Tangkap Terduga Teroris di Jambi, Densus 88 Langsung Terbang dari Jakarta


Inilah Jambi – Tim Detasemen Khusus Anti Teror (Densus 88) yang menangkap tiga terduga teroris di Jalan Kampung Bugis, Kenali Besar, Kota Jambi pada Senin sore dan malam 29 Mei 2017, dikabarkan langsung diterjunkan dari Jakarta ke Jambi.

Diketahui 6 personil Densus yang datang dari Jakarta tersebut dipimpin Kombes Pol Ketut. Namun sejumlah petugas kepolisian yang berjaga di lokasi Selasa dini hari mengaku tidak tahu kasus yang terjadi saat ini.

“Kami hanya bertugas mengamankan lokasi. Soal penangkapan ini kami tidak tahu. Kasus ini kordinasinya mungkin langsung dari Densus ke Polda Jambi,” kata salah seorang aparat dari Polresta Jambi.

Informasi di lapangan menyebutkan, tiga terduga teroris tersebut saat ini diamankan di Mako Brimob Polda Jambi.

Sebelumnya, warga di TKP mendadak geger dengan kedatangan sejumlah pasukan khusus berseragam lengkap dan dillengkapi senjata api pada Senin malam.

Sebuah rumah warga di RT 35, Nomor 138, digerebek oleh tim yang diketahui pasukan Densus 88 Anti Teror Mabes Polri. Tidak ada baku tembak dalam peristiwa tersebut, namun dua orang pasangan suami isteri yang diduga terlibat jaringan terorisme diringkus petugas tanpa ada perlawanan.

Akibat dari peristiwa tersebut, ratusan warga sekitar berhamburan keluar rumah untuk melihat situasi dari jarak dekat untuk mengetahui apa yang terjadi.

Menurut warga setempat, kedua terduga teroris ini gerak-geriknya selalu mencurigakan dan tidak pernah melapor ke RT setempat saat datang untuk tinggal di kawasannya.

“Dalam pergaulan saban harinya, terduga merupakan orang yang sangat tertutup dan baru tinggal dan mengontrak di lokasi itu lebih kurang empat bulan. Informasinya mereka pindah dari daerah Bulian, Kabupaten Batanghari, Jambi,” ujar Edi.

Baca juga:

“Warga dilingkungan sekitar tidak ada yang mengetahui identitas nama kedua terduga tersebut. Disamping itu, keduanya tidak pernah bersosialisasi dengan warga sekitar kampung,” imbuhnya.

Sementara, Ibnu yang merupakan tetangganya, mengaku sekitar dua minggu lalu terduga laki-laki pernah melakukan sholat berjemaah di rumahnya, terutama sholat subuh.

Hingga saat ini, belum ada pihak kepolisian yang memberikan keterangan terkait penggrebekan terduga teroris di Jambi ini. Diduga keduanya akan menjadi “pengantin” untuk melakukan aksi bom bunuh diri di Jambi.

Namun, pihak Densus 88 Anti Teror Mabes Polri membawa dua orang suami isteri yang belum diketahui identitasnya tersebut.

Sedangkan rumah kontrakan yang dihuni kedua terduga teroris tersebut, saat ini sudah diberi garis polisi oleh petugas. Sementara warga masih terlihat berkumpul di lokasi TKP.

 

(Redaksi inilahjambi)

Terima kasih telah membaca Inilahjambi.com. Berikan informasi ini sebagai inspirasi dan insight ke sesama.
SOROTAN