BNNP Jambi Tak Izinkan Anggotanya Hadir di Acara KAMI Bahas Narkoba

Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Provinsi Jambi

Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Provinsi Jambi

BNNP Jambi Tak Izinkan Anggotanya Hadir di Acara KAMI Bahas Narkoba


Inilah Jambi – Badan Narkotika Nasional Jambi tidak mengizinkan perwakilannya menghadiri kegiatan bersama Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Jambi yang digelar hari ini, Senin 30 November 2020.

Padahal kegiatan KAMI tersebut akan membahas soal pemberantasan narkoba di Jambi.

Menurut Presidium KAMI Provinsi Jambi, Amrizal Ali Munir, pihaknya telah mengundang secara resmi Kepala BNNP Provinsi Jambi. Namun BNNP mengkonfirmasi bahwa Kepala BNNP tidak bisa hadir dan akan diwakilkan oleh Kabid Rehabilitasi BNNP, drg Mario Leonid Supusepa.

“Tapi barusan dapat WA, katanya Plt Kepala BNNP melarang kabid rehabilitasi untuk datang secara langsung ke acara KAMI, kecuali secara virtual,” kata Amrizal, Senin 30 November 2020.

Kolisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Provinsi Jambi, hari ini, Senin 30 November 2020 menyelengarakan dikusi kelompok terpumpun/focus group discussion.

Kegiatan yang rencananya dihadiri sejumlah tokoh ini akan digelar di Warung Kopi Nikmat, di kawasan Sungaikambang, Kota Jambi, yang akan dimulai pukul 9.00 WIB.

 

Baca selanjutnya:

Banner Kegiatan KAMI Provinsi Jambi
Banner Kegiatan KAMI Provinsi Jambi

(*/)

KAMI Provinsi Jambi Gelar Diskusi Kelompok Terpumpun Soal Narkoba


Inilah Jambi – Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Provinsi Jambi, hari ini, Senin 30 November 2020 menyelengarakan dikusi kelompok terpumpun/focus group discussion.

Kegiatan yang rencananya dihadiri sejumlah tokoh ini akan digelar di warung kopi Nikmat, di kawasan Sungaikambang, Kota Jambi, yang akan dimulai pukul 9.00 WIB.

Presidium KAMI Provinsi Jambi Amrizal Ali Munir, mangatakan, persiapan telah dilakukan jauh- jauh hari. Dan diharapkan pelaksanaan diskusi ini berjalan lancar.

“Kegiatan ini dibiayai secara mandiri oleh KAMI Jambi dengan sumbangan anggota. Tujuannya untuk membuka dan mengetahui mengapa peredaran narkoba di Jambi khusunya tak pernah mati ” kata dia.

Dijelaskan Amrizal, pihaknya mengundang sejumlah narasumber untuk memaparkan kondisi pemberantasan narkoba di Jambi, mulai dari.aparat kemananan, birokrasi sampai lembaga keagamaan.

“Kami mengundang mantan Kepala BNN Anang Iskandar, Pjs.Gubernur Jambi, Kapolda, BNNP Jambi, MUI dan Walikota Jambi,” ujar Amrizal lagi. Baca selengkapnya 

 

Baca juga;

Terima kasih telah membaca Inilahjambi.com. Berikan informasi ini sebagai inspirasi dan insight ke sesama.
SOROTAN