Fajran Nahru Kritik Minimnya Fasilitas RSU MHA Thlaib Kerinci untuk Pasien Covoid 19

Fajran Nahru Kritik Minimnya Fasilitas RSU MHA Thlaib Kerinci untuk Pasien Covoid 19

Baca juga:

Inilah Jambi –  Fasilitas ruang Isolasi Pasien Terpapar Corona atau Covid-19 di RSU MHA THalib Kerinci, masih minim. Hal itu mendapat kritik pedas dari Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sungaipenuh, Fajran Nahru.

Sebab, Rumah Sakit tersebut telah ditunjuk oleh pemerintah provinsi sebagai tempat rujukan dan Isolasi Pasien terpapar Corona, bagi warga Kota Sungaipenuh dan kabupaten Kerinci.

Dia mengatakan, kebutuhan air sering macet dan areal berjemur tidak ada. Malah menurut dia, salah satu anjuran dokter, antisipasi Virus Corona adalah dengan berjemur antara pukul 10 sampai 12 siang.

“Kalau fasilitasnya tidak ada, bagaimana pasien mau berjemur,” kata Ketua DPRD Sungaipenuh, Fajran Nahru

Selain itu, politisi Partai Demokrat itu juga menyayangkan, fasilitas kamar mandi yang digunakan untuk berdua.

“Mestinya satu kamar mandi hanya untuk satu orang, untuk antisipasi penularan,” katanya.

Di samping Rumah Sakit Umum MH A Thalib Kerinci, untuk rujukan pasien Covid-19, Fajran juga mengharapkan adanya ruang khusus isolasi bagi warga kota Sungaipenuh yang terpapar.

Lihat lagi:

 

(Idp)

 

Polisi Tutup Tiga Akses Masuk ke Kerinci, Pemudik Diperintah Putar Balik

Inilah Jambi – Kapolres Kerinci AKBP Heru Ekwanto mengatakan, larangan mudik diberlakukan di semua akses masuk atau keluar Kota Sungaipenuh dan Kabupaten Kerinci, terhitung sejak Rabu pagi 29 April 2020.

“Saya sudah koordinasi dengan Kapolres Solok Selatan dan Kapolres Pesisir Selatan, dan mereka juga melakukan hal yang sama yakni mengunci akses keluar masuk Kerinci di perbatasan,” kata Heru, Kamis pagi, 30 April 2020.

Akses keluar masuk Kota Sungaipenuh dan Kabupaten Kerinci ditutup kemarin, 29 April 2020. Hal ini, menurut Heru, menindaklanjuti Permenhub RI no 25 tahun 2020, bagi calon pemudik untuk tidak mudik tahun ini.

“Jika ada yang melakukan perjalanan, baik jauh-jauh dari luar dan sampai sini (pintu masuk Kota Sungaipenuh dan Kabupaten Kerinci) tetap kita perintahkan untuk putar arah ke asal,” tegasnya baca selengkapnya

Baca juga:

(*/)

HOT NEWS