Inilah 6 Perusahaan Terbaik di Indonesia

BERITA JAMBI TERKINI

Inilah 6 Perusahaan Terbaik di Indonesia

Baca juga:

Forbes menyebutkan ada lebih dari 430 ribu rekomendasi secara global yang dianalisa untuk menentukan daftar perusahaan ini.

Dari enam perusahaan empat di antaranya adalah badan usaha milik negara (BUMN) yakni PT Bank Mandiri Tbk, PT Telkom Indonesia, PT Bank Negara Indonesia dan PT Bank Rakyat Indonesia. Selain itu dari swasta ada PT Bank Central Asia Tbk dan PT Gudang Garam.

Dari daftar tersebut, badan usaha milik negara (BUMN) PT Bank Mandiri Tbk. Bank pelat merah ini menduduki urutan ke 11. Bank Mandiri ada di urutan pertama dari Indonesia.

Bank yang saat ini dipimpin oleh Kartika Wirjoatmodjo ini memiliki sekitar 38.307 pegawai dan kapitalisasi pasar US$ 24,1 miliar. Bank Mandiri melayani korporasi, bisnis dan komersial, ritel dan mikro, konsumer, treasury.

Kedua di urutan Indonesia diduduki oleh PT Bank Central Asia Tbk (BCA). Perusahaan yang saat ini digawangi oleh Jahja Setiaatmadja ada di urutan ke 32 dalam skala perusahaan terbaik dunia. BCA memiliki 26.962 karyawan yang memfasilitasi komersial dan layanan keuangan lainnya. Kapitalisasi pasar BCA saat ini berada di kisaran US$ 40 miliar. BCA beroperasi di berbagai wilayah di Indonesia mulai dari Sumatera, Jawa Kalimantan hingga Indonesia timur.

Urutan ketiga dari Indonesia atau posisi 109 dalam skala dunia ditempati Gudang Garam. Perusahaan rokok asal Kediri ini didirikan pada 1971, saat ini memiliki kapitalisasi pasar sebesar US$ 9,7 miliar. Gudang Garam kini dipimpin oleh Susilo Wonowidjojo.

Posisi keempat atau urutan ke 112 ditempati BUMN di bidang telekomunikasi, yakni PT Telkom Indonesia. Saat ini Telkom memiliki kapitalisasi pasar US$ 25,8 miliar dan jumlah karyawan 24.065 orang.

Selanjutnya di urutan kelima atau posisi 157 diduduki oleh bank BUMN yakni PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) yang memiliki jumlah karyawan 27.803 orang dan kapitalisasi pasar US$ 11,1 miliar. Bank yang didirikan pada 1946 lalu saat ini dipimpin oleh Achmad Baiquni.

Posisi keenam atau posisi 186 ada bank BUMN, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) yang memiliki 60.683 karyawan. Bank yang dipimpin oleh Suprajarto ini memiliki kapitalisasi pasar US$ 27,7 miliar.

Berikut sejarah perusahaan-perusahaan ini hingga menjadi yang terbaik di dunia bagi karyawannya:

Bank Mandiri
Bank pelat merah ini didirikan pada 2 Oktober 1998 tahun lalu. Bank Mandiri adalah bagian dari program restrukturisasi perbankan yang dilaksanakan oleh pemerintah Indonesia. Pada Juli 1999 ada empat bank milik pemerintah yakni Bank Bumi Daya, Bank Dagang Negara, Bank Ekspor Impor Indonesia dan Bank Pembangunan Indonesia dilebur menjadi Bank Mandiri.

 

Bank Central Asia
BCA didirikan pada 1957, sesuai keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia no.42855/U.M.II tertanggal 14 Maret 1957 perihal izin melakukan usaha bank. Kepemilikan saham BCA sebanyak 54,94% dikuasai oleh PT Dwimuria Investama Andalan, ini adalah perusahaan milik grup Djarum atau milik konglomerat keluarga Hartono. Kemudian sisanya 45,06% dimiliki oleh masyarakat.

 

Gudang Garam
Berawal dari industri rumahan, perusahaan kretek Gudang Garam telah tumbuh dan berkembang seiring tata kelola perusahaan yang baik dan berlandaskan pada filosofi Catur Dharma. Nilai-nilai tersebut merupakan panduan perseroan dalam tata laku dan kinerja perusahaan bagi karyawan, pemegang saham, serta masyarakat luas.

Telkom Indonesia
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang jasa layanan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dan jaringan telekomunikasi di Indonesia. Pemegang saham mayoritas Telkom adalah Pemerintah Republik Indonesia sebesar 52.09%, sedangkan 47.91% sisanya dikuasai oleh publik. Saham Telkom diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kode “TLKM” dan New York Stock Exchange (NYSE) dengan kode “TLK”.

 

Bank Negara Indonesia
Awal didirikan, BNI bukanlah bank biasa, tapi disiapkan untuk menjadi Bank Sentral di Indonesia. Ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No. 2 tahun 1946 tanggal 5 Juli 1946. Selanjutnya, berdasarkan Undang-Undang No. 17 tahun 1968, BNI ditetapkan menjadi “Bank Negara Indonesia 1946”, dan statusnya menjadi Bank Umum Milik Negara. Selanjutnya, peran BNI sebagai Bank yang diberi mandat untuk memperbaiki ekonomi rakyat dan berpartisipasi dalam pembangunan nasional dikukuhkan oleh UU No. 17 tahun 1968 tentang Bank Negara Indonesia 1946.

 

Bank Rakyat Indonesia
Bank Rakyat Indonesia (BRI) adalah salah satu bank milik pemerintah yang terbesar di Indonesia. Pada awalnya Bank Rakyat Indonesia (BRI) didirikan di Purwokerto, Jawa Tengah oleh Raden Bei Aria Wirjaatmadja dengan nama De Poerwokertosche Hulp en Spaarbank der Inlandsche Hoofden atau “Bank Bantuan dan Simpanan Milik Kaum Priyayi Purwokerto”, suatu lembaga keuangan yang melayani orang-orang berkebangsaan Indonesia (pribumi). Lembaga tersebut berdiri tanggal 16 Desember 1895, yang kemudian dijadikan sebagai hari kelahiran BRI.

Sejak 1 Agustus 1992 berdasarkan Undang-Undang Perbankan No. 7 tahun 1992 dan Peraturan Pemerintah RI No. 21 tahun 1992 status BRI berubah menjadi perseroan terbatas. Kepemilikan BRI saat itu masih 100% di tangan Pemerintah Republik Indonesia. Pada tahun 2003, Pemerintah Indonesia memutuskan untuk menjual 30% saham bank ini, sehingga menjadi perusahaan publik dengan nama resmi PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., yang masih digunakan sampai dengan saat ini.

 

Bagikan
HOT NEWS