Kemenag Jambi Bolehkan Salat Id di Lapangan, Masjid, Mushala

Kemenag Jambi Bolehkan Salat Id di Lapangan, Masjid, Mushala


Inilah Jambi – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi, H. Muhamad membolehkan umat Islam melaksanakan salat Idul fitri di masjid, mushala, atau lapangan terbuka.

Dijelaskan, pelaksanaan salat Id tetap harus dengan memperhatikan protokol kesehatan secara ketat berdasarkan pengumuman Gugus Tugas percepatan penanganan Covid-19 setempat,

Keputusan ini berdasarkan rapat bersama MUI Provinsi Jambi, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Provinsi Jambi, Pengurus Wilayah Muhammadiyah Provinsi Jambi, Pengurus Wilayah Dewan Masjid Indonesia Provinsi Jambi, dan Pengurus Wilayah Al-Washliyah Provinsi Jambi pada Kamis 5 Mei 2021 untuk menyatukan kesepakatan bersama terkait pelaksanaan Ibadah Salat Idulfitri 1442 H/2021 M di Provinsi Jambi.

Ka.Kanwil sengaja mengundang perwakilan pengurus wilayah dari beberapa lembaga atau organisasi masyarakat Islam di Provinsi Jambi untuk menyatukan pemahaman, khususnya dalam pelaksanaan Ibadah Salat Idul fitri 1442 H/2021 M demi keselamatan bersama.

Dalam rapat tersebut, pihak MUI, PW NU, PW Muhammadiyah, PW Dewan Masjid Indonesia, dan PW Al-Washliyah Provinsi Jambi menyatakan sepakat dengan Surat Edaran Menteri Agama RI Nomor 4 Tahun 2021 tentang Panduan Ibadah Ramadan dan Idul fitri Tahun 1442 H/2021 M.

Baca juga:

Dari pertemuan tersebut, disepakati imbauan bersama yang ditandatangani oleh pengurus wilayah dari lembaga dan ormas Islam tersebut sebagai tindak lanjut dari SE Menteri Agama tersebut, maka dalam pelaksanaan Ibadah Salat Idulfitri 1442 H/2021 M di Provinsi Jambi pada masa pandemi Covid-19 ini, perlu dilakukan upaya sebagai berikut:

1.Umat Islam dapat melaksanakan salat Idul fitri di masjid, mushala, atau lapangan terbuka dengan memperhatikan protokol kesehatan secara ketat berdasarkan pengumuman Gugus Tugas percepatan penanganan Covid-19 setempat;

2.Pengurus masjid atau panitia penyelenggarasalat Idul fitri mengatur jamaah sesuai dengan protokol kesehatan, yakni: memakai masker, menjaga jarak, membawa sajadah masing-masing, dan menyediakan tempat cuci tangan, serta diminta agar tidak berkerumun setelah selesai pelaksanaan salat;

3.Imam dan hhatib perlu mendukung, berperan dalam pelaksanaan protokol kesehatan, dan memperpendek pelaksanaan khotbah Idulfitri, serta memilih bacaan surat Al-Quran yang pendek saat salat.

Ka.Kanwil mengatakan bahwa Imbauan Bersama ini akan diteruskan ke Pemerintah Provinsi Jambi sebagai pedoman dalam pelaksanaan Ibadah Salat Idul fitri 1442 H/2021 M nanti.

Sumber : Sub Bagian Ortala dan KUB

Terima kasih telah membaca Inilahjambi.com. Berikan informasi ini sebagai inspirasi dan insight ke sesama.

Tinggalkan Balasan

SOROTAN