Program Kartu Prakerja Resmi Dihentikan

Joko Widodo/Ist

Inilah Jambi – Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja menghentikan seluruh transaksi dan penjualan paket pelatihan yang disediakan delapan mitra program prakerja. Keputusan ini tertuang dalam surat Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja nomor S-148/Dir-Eks/06/2020/. Surat itu ditandatangani oleh Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari pada 30 Juni 2020.

Dalam surat tertulis bahwa keputusan itu berlaku sejak pemberitahuan ditandatangani, seperti dikutip Tempo oleh rri.co.id yang dilansir Inilah Jambi. Surat juga ditujukan kepada delapan mitra program prakerja, yaitu Bukalapak, MauBelajarApa, Pijar Mahir, Pintaria, SekolahMu, Sisnaker, Skill Academy by RuangGuru, dan Tokopedia.

Denni menuliskan, pihaknya mengevaluasi pelaksanaan pelatihan yang diselenggarakan Lembaga Pelatihan Program Kartu Prakerja. Evaluasi itu menghasilkan empat poin yang menjadi dasar penghentian penjualan paket pelatihan.

Baca Juga: Plin Plan PDIP dalam Pilgub Jambi 2020

Baca Juga: Mencuat Lagi Kasus Korupsi Pipanisasi, AMPUH Desak Kejati Usut Safrial dan Fasha

Sebelumnya diberitakan rri.co.id yang dilansir Inilah Jambi, pemerintah secara resmi telah membuka Pendaftaran Program Kartu Prakerja pada 11 April 2020 lalu. Pendaftaran dapat dilakukan melalui situs resmi www.prakerja.go.id.

Program Kartu Prakerja adalah program bantuan biaya pelatihan dan insentif bagi para pekerja, pencari kerja, serta pelaku usaha mikro dan kecil yang kehilangan pekerjaan dan/atau mengalami penurunan daya beli akibat wabah pandemi global Coronavirus (Covid-19).

Baca Juga: Waduh, Rumah Makan Palanta Sutan Tak Bayar Pajak?

Baca Juga: Kontroversi Pelantikan; Camat dan PJ Kades Kungkai Abai Protokol Kesehatan?

Baca Juga: Pelantikan PJ Kades Kungkai Diprotes, Warga ‘Curiga’ Ada Permainan Camat

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto dalam keterangannya mengatakan, Kartu Prakerja diharapkan mampu meningkatkan kompetensi, produktivitas, dan daya saing angkatan kerja, serta dapat meringankan biaya hidup akibat pandemi Covid-19.

SUMBER: rri.co.id

Bagikan
HOT NEWS