Sun. Dec 8th, 2019

Mobil meledak dan terbakar di Gereja Kalam Allah, Surabaya. (CNN Indonesia/Farid)

Ada Mobil Meledak di Gereja Surabaya, Polisi Pastikan Bukan Teror

Inilahjambi — Sebuah mobil Isuzu Panther bernopol L 1147 SW warna silver terbakar di depan Gereja Kebangunan Kalam Allah Indonesia di Jalan Arjuna Surabaya, Kamis 1 Augustus 2019.

Mobil yang terparkir di halaman gereja itu tiba-tiba meledak lalu terbakar sekitar pukul 09.40 WIB. Badan mobil tersebut juga nampak hangus terbakar.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera membantah bahwa ledakan itu adalah aksi teror bom. Mobil tersebut, kata dia, terbakar karena mengalami korsleting.

Baca juga: Jokowi Setujui Iuran BPJS Dinaikkan

“Mobil itu korsleting karena mobil selesai dicuci dan ditinggal sedangkan kunci kontak masih menancap, dan mesinnya dalam keadaan mati,” kata Barung saat dikonfirmasi.

Barung mengatakan bahwa mobil tersebut merupakan mobil yang biasa digunakan untuk operasional gereja. Diduga sopir lalai mencabut kunci setelah mencuci, akhirnya terjadi korsleting dan meledak hingga terbakar.

“Mobil tersebut digunakan sebagai operasional gereja. Itu mobil milik gereja, jadi jangan dikaitkan dengan adanya teror bom,” tegasnya.

Lihat lagi: Kasus Korupsi, Walikota Jambi Syarif Fasha Diperiksa…

Mobil Meledak di Gereja Surabaya, Polisi Pastikan Bukan TerorGereja Kebangunan Kalam Allah Indonesia. (CNN Indonesia/Farid)
Barung menambahkan, Surabaya, Jawa Timur sudah dalam keadaan aman tenteram. Ia pun meminta masyarakat agar tak resah dan khawatir.

“Tidak ada teror bom, Surabaya dalam keadaan aman. Tidak perlu khawatir, Polda Jatim siap mengamankan Surabaya Jawa Timur dalam keadaan kondusif aman,” pungkasnya.

Sudah dibagikan