Sun. May 26th, 2019

Perintah Jokowi, Pembebasan Ba’asyir Dikaji Mendalam dan Komprehensif

Teks Sumber : RMOL.CO

Inilahjambi – Pembebasan pendiri Jamaah Ansharut Tauhid (JAT) Abu Bakar Ba’asyir menemui jalan terjal. Sebab, Presiden Joko Widodo meminta agar pembebasan itu dikaji lebih mendalam.

Baca lagi : Petugas Sisir Warung Remang di Kotabaru, 4 Ember Miras dan Tuak Disita…

Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan (Polhukam) Wiranto menguraikan bahwa pembebasan itu bermula dari permintaan keluarga Ba’asyir di tahun 2017. Usia lanjut dan kesehatan yang kian memburuk menjadi dasar permintaan otu.

“Atas dasar pertimbangan kemanusiaan, Presiden sangat memahami permintaan keluarga. Namun tentunya masih perlu dipertimbangkan dari aspek-aspek lainnya seperti aspek ideologi Pancasila, NKRI, hukum dan lain sebagianya,” ujar Wiranto di Kantor Menkopolhukam, Jakarta, Senin 25 Januari 2019 malam.

Jokowi, sambung Wiranto, bahkan telah memerintahkan pejabat terkait untuk segera melakukan kajian atas permintaan itu.

“Secara lebih mendalam dan komperhensif guna merespon permintaan tersebut,” tambah Wiranto.

Atas alasan itu, Wiranto meminta publik untuk tidak berspekulasi tentang pembebasan Ba’asyir tersebut.

Baca lagi : Hasil Evaluasi KPU, Durasi Penyampaian Visi Misi Ditambah

“Jangan ada spekukasi-spekulasi lain. Saya mendengarkan banyak sekali perkembangan informasi dari banyak pihak, tapi ini mewakili pemerintah,” tutup Wiranto.

Sudah dibagikan