Seratusan Personil Tentara Dikirim ke Palu – Donggala

Inilah Jambi

Inilah Jambi

Jangan Lupa Berbagi

Seratusan Personil Tentara Dikirim ke Palu – Donggala


Inilah Jambi – Komandan Korem 133/Nani Gorontalo Kolonel Czi Arnold, memimpin apel persiapan pemberangkatan personil bantuan bencana gempa Palu-Donggala, Sulawesi Tengah, Sabtu, 29 September 2018.

Kepala Penerangan Rayon Militer (Kapenrem) Korem 133/Nani Wartabone Mayor Fathan Ali ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa, ada 100 personil yang telah diberangkatkan ke Kota Palu via jalan darat.

“Mereka sudah berangkat pagi tadi sekitar pukul 07.00, yang dipimpin langsung oleh Lettu Inf. Manuel Dankipan B Yonif 713/St,” kata Mayor Fathan Ali.

Ia menambahkan, pasukan menggunakan empat unit mobil truk, membawa sejumlah peralatan untuk keperluan tanggap darurat bencana.

“Serah terima pasukan akan dilakukan di perbatasan Sulawesi Tengah-Gorontalo,” dan selanjutnya pasukan akan bergeser ke Palu-Donggala,” jelasnya.

Pihaknya berharap, selama dalam perjalanan yang akan menempuh kurang lebih 12 jam tidak mengalami kendala, sehingga dapat segera melakukan penanganan korban gempa.

Sebelumnya Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo bertolak ke Palu dan Donggala, Sabtu pagi, untuk berkoordinasi langsung dengan pemerintah daerah setempat pascagempa melanda daerah tersebut Jumat sore 28 September 2018.

“Saya dan Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan dan tim BNPB jam 5 pagi ke Balikpapan dan jam 9 pagi ke Palu dan Donggala, untuk koordinasi awal dengan pemerintah daerah provinsi dan kabupaten-kota setempat,” kata Tjahjo Kumolo melalui pesan singkat yang diterima Antara di Jakarta, Sabtu dini hari.

RSUD Abdul Manap Kota Jambi Terlantarkan Pasien Korban Gempa Palu-Donggala?

Inilah Jambi – Korban gempa bumi yang disusul tsunami di Palu dan Donggala mengalami nasib naas di Kota Jambi. Pihak Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Manap Kota Jambi diduga menelantarkan keluarga tersebut sejak Selasa malam 9 Oktober 2018 hingga Rabu siang 10 Oktober 2018.

Anak bungsu keluarga dengan 4 jiwa asal Mendahara Tengah, Tanjab Barat ini terpaksa hanya dirawat di Unit Gawat Darurat rumah sakit tersebut sejak pagi tadi. Bahkan Riska (4),  anak pasangan Salma dan Aspin yang mengalami mencret dan lemas tidak mendapatkan penanganan semestinya di kamar perawatan. Baca selengkapnya

 

 

Jangan Lupa Berbagi
SAKSIKAN VIDEO DI BAWAH INI: Penerimaan Peserta Didik Baru Tahun Pelajaran 2021-2022 Yayasan Jami' Al Falah Jambi
SOROTAN