Miris! Ini Alasan Muhammad Sodikin Posting Foto Injak Alquran
Logo inilahjambi
Miris! Ini Alasan Muhammad Sodikin Posting Foto Injak Alquran
- Kabar Penculikan Anak di Tanjab Timur, Polisi Panggil Orang Tua Bayi
- Sebar Hoax Penculikan Anak di Facebook, Emak-Emak di Sabak Timur Dicokok Polisi
- Pemilik Lima Akun Medsos Penyebar Hoax Penculikan Anak Akan Ditangkap
- Kabar Hoax Penculikan Anak di Kasangpudak Hebohkan Warga
- Gerindra: Ma’ruf Amin Serang Personal Prabowo soal ‘Penculikan’
Inilah Jambi – Baru-baru ini sebuah akun Instagram bernama @rezahardiansyah7071 membuat resah netizen. Pasalnya akun tersebut menebar penistaan terhadap Alquran, Islam, kepala negara dan lembaga pemerintahan.
Tak hanya itu, akun tersebut juga memposting perkataan tidak sopan dan provokatif serta mencantumkan nomor-nomor akun terkenal untuk dihubungi yakni Deddy Corbuzier, Lambe Turah, Atta Halilintar dan lainnya.
Dengan mencantumkan nomor tersebut, orang dibalik akun tersebut pun seketika menjadi buronan.
Tak lama, polisi mengungkap siapa di balik akun tersebut. Ia adalah Muhammad Sodikin (21) yang ditangkap pada Selasa, 30 Oktober 2018 sekitar 19.25 WITA di Jalan Panglima Batur Gang Kancil No.63, Kelurahan Loktabat Utara, Kecamatan Banjarbaru Utara, Kota Banjarbaru.
“Unit Siber Subdit 2 Dit Reskrimsus Polda Kalsel telah mengamankan satu orang pelaku penyebar ujaran kebencian yang menghina ulama dan agama Islam, kepala negara beserta lembaga pemerintahan melalui akun media sosial Instagram @rezahardiansyah7071 dan pembuat akun palsu @humaspolresbanjar_,” terang Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Polisi Dedi Prasetyo, Rabu (31/10/2018)
Dedi menjelaskan, dalam aksinya pelaku membuat dan menyebar konten-konten yang menghina ulama dengan identitas orang lain.
Adapun motifnya lantaran pelaku kesal dengan teman sekelasnya bernama P, sehingga membuat akun palsu dengan identitas dari pacar temannya tersebut atas nama IP.
“Hal ini dilakukan supaya temannya ketakutan karena pacarnya ditangkap polisi,” katanya.
Dari hasil interogasi, pelaku mengaku telah membuat dua buah akun palsu atas nama akun @rezahardiansyah7071 dan @reza_hardiansyah_7071 dengan menggunakan laptop miliknya.
