Kisah Pilu Nenek Yusnidar di Kerinci Menderita Hernia Puluhan Tahun 

Kisah Pilu Nenek Yusnidar di Kerinci Menderita Hernia Puluhan Tahun

Baca juga:

Inilah Jambi – Kisah pilu datang dari seorang nenek, Yusnidar (60) warga Desa Plak Naneh, Kecamatan Siulak, Kabupaten Kerinci.

Yusnidar menderita hernia sejak puluhan tahun. Karena sudah sangat parah, ada dua benjolan di selangkangan pahanya semakin hari semakin membesar.

Ia kini hidup bersama seorang cucu, berharap akan adanya bantuan dari dermawan untuk biaya operasi.

“Saya tidak punya biaya untuk berobat, apalagi untuk biaya operasi. Kadang dimalam hari benjolan ini saya licitkan dengan botol berisi air panas, kalau tidak demikian tentu satu benjolan dari dua buah itu, naik ke perut saya,” ungkapnya, saat ditemui wartawan dikediamannya, Sabtu 25 April 2020.

Dikatakannya, harapan hampa dengan anak satu – satunya lelaki sudah tak mungkin lagi.

“Berharap ada bantuan untuk saya bisa dioperasi, sepertinya sangat sulit sekali. Anak saya saja cuma satu orang tega meninggalkan saya,” ujar Yusnidar sambil meneteskan air mata.

Kini Ia hanya bisa berharap agar mendapatkan perhatian dari pihak Pemerintahan Desa Pelak Naneh dan Pemkab Kerinci.

(Idp)

 

Suami Bidan Desa di Kerinci Ditangkap Kasus Narkoba

Baca juga: 

Inilah Jambi  – Anggota Polisi Sektor Gunung Raya mengamankan seorang warga berinisial D terkait narkotika jenis sabu-sabu, Minggu 1 Maret 2020.

Informasi diperoleh, D ditangkap di Koto Tengah Semerap, Kecamatan Danau Kerinci Barat, Kerinci sekitar 09.00 WIB.

“Ya, tadi anggota Polsek Gunung Raya menangkap suami bidan desa di Koto Tengah Semerap,” kata warga, Ade saat dihubungi Inilahjambi, Minggu 1 Maret 2020 siang.

Saat ditangkap polisi, kata Ade, dari tangan pelaku ditemukan tujuh (7) ji sabu di dalam plastik bening putih.

“Pelaku berasal dari Medan, kebetulan istrinya bidan desa di Koto Tengah Semerap,” ungkapnya

Dia menambahkan, pelaku telah dibawa ke Polres Kerinci untuk diproses lebih lanjut.

“Pelaku sudah dibawa oleh anggota Satresnarkoba Polres Kerinci,” katanya.

Sementara itu, Kapolres Kerinci AKBP Heru Ekwanto melalui Kasat Resnarkoba Iptu Safrizal tidak memberikan jawaban, meski pesan via WhatsApp ceklis dua buah sudah berwarna biru.

 

(*/)

HOT NEWS